Jateng

Warga Blora Keluhkan Air yang Mandek, Begini Kata PDAM

×

Warga Blora Keluhkan Air yang Mandek, Begini Kata PDAM

Sebarkan artikel ini
Perbaikan Pipa PDAM Blora
Teknisi PDAM sedang memperbaiki pipa bocor di jalan Cepu-Blora, Desa Kendilan, Kecamatan Sambong, Senin, 14 September 2026. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Warga jalan Cepu – Blora mengeluhkan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak selama empat hari terakhir.

Salah satunya Suyati, warga Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora ini, mengatakan, dia harus ‘ngangsu’ atau mencari air disumur yang masih ada sumber airnya.  Dia rela mengantri demi mendapatkan air bersih, untuk mandi dan keperluan lainnya.

“Sejak Jumat kemarin mati, katanya ada perbaikan. Sementara ya ngangsu, antri. Karena satu- satunya sumur yang masih ada airnya di sini,” katanya, Senin, 14 September 2026.

Dia mengatakan, harus bolak balik ngangsu demi mendapatkan air bersih, meski jarak rumah dengan sumur agak jauh.

BACA JUGA: Podcast Gunung Ungaran Bakal Dibor! Semarang Bisa Krisis Air?

Kini, dia dan warga lainnya berharap PDAM segera memperbaiki pipa yang bocor. Apalagi di tengah kondisi musim kemarau ini.

Sementara itu PDAM telah mengumumkan kepada para pelanggan melalui desa/kelurahan ataupun melalu WhatsApp pelanggan perihal gangguan tersebut. Perusahaan daerah ini meminta maaf atas ketidaknyamanan dalam pelayanan.

Perbaikan Pipa

Manajer Produksi dan Distribusi PDAM, Arief Rahman Hakim, mengatakan ada pipa utama PDAM Blora terputus di kawasan Jembatan Kendilan, Kecamatan Sambong.

Saat ini perbaikan telah dilakukan sejak beberapa hari lali. Akan tetapi, proses perbaikan terkendala posisi pipa yang berada cukup dalam di bawah permukaan jalan nasional ruas Blora-Cepu.

”Kami terkendala kebocoran di distribusi utama, tepatnya di Jembatan Kendilan. Pipa yang mengalami kerusakan berdiameter 16 inci,” katanya.

Menurut dia, pipa jenis HDPE tersebut diduga putus pada kedalaman sekitar 6 hingga 8 meter. Kondisi itu berkaitan dengan teknis pemasangan pipa menggunakan metode horizontal directional drilling (HDD).

BACA JUGA: Jawa Tengah Alami Rentetan Kasus Keracunan MBG, Dinkes: Mayoritas karena Air Tercemar E-Coli

”Pipa dipasang dengan metode horizontal directional drilling yang di pasang di sisi barat Jembatan Kendilan. Karena posisinya cukup dalam, proses perbaikan membutuhkan waktu,” ucapnya.

Arief menyebut, tim akhirnya menemukan titik pipa yang mengalami kerusakan setelah dilakukan penggalian. Posisi pipa kini sudah terlihat dan berada di bawah lapisan cor jalan.

”Alhamdulillah, hari ini sudah menemukan titik temu kondisi pipa di bawah lapisan cor. Saat ini pipa sudah terlihat. Harapannya hari ini bisa dilakukan penyambungan,” katanya.

Perbaikan dilakukan dengan bantuan alat berat. Setelah bagian pipa yang putus berhasil dieksekusi, penyambungan akan dilakukan sesuai prosedur untuk pipa jenis HDPE.

7 Ribu Pelanggan Terdampak

Sementara itu, Manajer Pelanggan dan Humas PDAM Ferry Budi Cahyanto mengatakan, gangguan tersebut berdampak terhadap sekitar 7.000 pelanggan.

”Jaringan tersebut mengaliri empat kecamatan, yakni Sambong, Jiken, Jepon, dan Blora. Kami mohon maaf kepada para pelanggan atas gangguan ini,” katanya.

Ferry mengatakan, kerusakan pipa tersebut tidak dapat diprediksi sebelumnya. Sebab, pipa mengalami putus pada jaringan utama.

Keluhan dari pelanggan juga mulai banyak diterima, baik melalui media sosial maupun secara langsung ke kantor PDAM. Pihaknya terus memberikan penjelasan terkait kondisi di lapangan.

”Komplain sudah banyak yang masuk melalui media sosial maupun ke kantor. Kami jelaskan dan edukasi mengenai kendala yang sebenarnya terjadi,” katanya. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Teknisi PDAM sedang memperbaiki pipa bocor di jalan Cepu-Blora, Desa Kendilan, Kecamatan Sambong, Senin, 14 September 2026. (Heri/beritajateng.tv)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp