Jateng

Sawah Kering, Bapanas Salurkan Beras Beras ke Warga Mlangsen Blora

×

Sawah Kering, Bapanas Salurkan Beras Beras ke Warga Mlangsen Blora

Sebarkan artikel ini
Penyaluran beras dari Bapanas ke Blora
Lurah Mlangsen Evi Kartikasari sedang cek beras yang merupakan penyaluran pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), di kantor kelurahan setempat, Senin 14 September 2026. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyalurkan logistik beras, kepada 204 orang warga penerima manfaat di Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Lurah Mlangsen Evi Kartikasari mengatakan, setiap warga penerima manfaat akan mendapatkan 30 kilogram beras. Penyaluran langsung di  Kantor Kelurahan Mlangsen.

Akan tetapi, pada penyaluran kali ini warga tidak mendapatkan logistik minyak goreng bersubsidi. Logistik yang tersalur hanya berupa beras saja.

“Untuk jumlah penerima tidak ada perubahan. Warga yang sebelumnya tercatat meninggal dunia sudah berganti penerimanya dengan warga laoin yang juga layak menerima bantuan,” katanya, Senin 14 September 2026.

BACA JUGA: 9 Siswa Korban Keracunan MBG Blora Masih di RS, Arief Rochman: Operasional SPPG Tutup Sementara

Evi mengatakan, jumlah data penerima sebelumnya telah ada melalui Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora.

Evi bilang, pihak petugas kelurahan akan menyalurkan beras dalam waktu satu hari. Langkah tersebut bertujuan agar kualitas beras tetap terjaga kualitasnya.

Terdampak Sawah Kekeringan

Evi mengatakan, logistik tersebut sangat membantu masyarakat, terutama warga yang terdampak kekeringan.

Kondisi musim kemarau membuat sejumlah sawah kering karena keterbatasan air.

“Semoga bermanfaat warga yang membutuhkan. Apalagi saat ini ada masyarakat yang tak bisa mengolah sawahnya karena kekeringan,” katanya.

BACA JUGA: Warga Blora Keluhkan Air yang Mandek, Begini Kata PDAM

Syarat Pengambilan Beras dari Bapanas

Syarat untuk mengambil beras cukup sederhana. Warga penerima cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan KTP asli.

Bagi penerima manfaat yang tidak dapat datang langsung, pengambilan bantuan dapat diwakilkan. Caranya dengan menyertakan surat pernyataan sesuai ketentuan yang berlaku.

Evi berharap penyaluran beras dapat terus terlaksana. Tujuannya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang terdampak kondisi ekonomi dan kekeringan.

“Supaya pendistribusian bantuan terus dilakukan pemerintah,” katanya. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp