SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa waktu lalu, netizen heboh dengan sebuah lagu asal Malaysia yang mereka anggap menjiplak lagu ‘Halo-halo Bandung’ milik Tanah Air. Hal tersebut bahkan membuat netizen di sosial media geram.
Kabar dugaan penjiplakan lagu itu pun juga menjadi ramai orang incar hingga trending di X beberapa waktu lalu. Kabar terkininya, warga Malaysia memberikan tanggapan soal viralnya lagu ‘Hello Kuda Lumpur’ yang netizen anggap mirip dengan lagu nasional.
Secara tiba-tiba, muncul seorang konten kreator asal Malaysia bernama Zu yang memberikan tanggapannya soal hal ini.
BACA JUGA:Viral Lagu ‘Hello Kuala Lumpur’ Diduga Jiplak ‘Halo-Halo Bandung’, Begini Tanggapan Menko PMK
Adapun tanggapan konten kreator yang akrab dipanggil Kak Zu ini muncul setelah warga Tanah Air protes dengan kemiripan lagu tersebut. Menurut Kak Zu, tidak perlu mempermasalah siapa yang menjiplak lagu, karena tujuan dari lagu tersebut adalah untuk hiburan semata.
Hal ini pun beritajateng.tv lansir dari akun @zuriatibiklionaire dalam sebuah video unggahannya. “hello Kuala Lumpur ke Halo-Halo Bandung, yang mana satu empunya lagu ini,” ujar wanita tersebut.
Ia menambahkan bahwa Bandung dan Malaysia bersaudara.
“Tidak masalah siapa yang meniru siapa, yang penting lagu ini untuk hiburan. Malaysia atau Bandung, (lagunya) untuk hiburan dan sebenarnya kita satu rumpun. Bandung atau Malaysia, kita bersaudara, jangan ribut-ribut,” sambungnya.
Mengaku Salah
Cerita tak sampai di situ saja, anggapan warga Malaysia tersebut pun sontak menuai komentar netizen. Menurut mereka, sang wanita itu menormalisasi aksi plagiarisme atau jiplak-menjiplak karya yang bukan punya sendiri.
Usai mendapat ‘serangan’ dari netizen Tanah Air, Kak Zu pun tak tinggal diam. Ia lantas mengunggah video berisi keterangannya soal lagu tersebut dan menutup kolam komentarnya.
Adapun sang wanita asal Negeri Jiran itu mengucapkan permintaan maafnya. Serta ia mengakui bahwa lagu itu milik Indonesia. Ia menyesal karena telah membuat orang-orang yang bersangkutan marah dan kecewa karena lagu tersebut.
“Dengan ini Kak Zu mengaku bahwa lagu ini asalnya adalah dari Indonesia. Minta maaf jika semua kalau semua orang gundah, marah, kecewa dan marah dengan penjiplakan (lagu) oleh rakyat Malaysia, ” terangnya kepada para netizen.
Ini bukan pertama kalinya Malaysia tertawan menjiplak karya milik Indonesia. Sebelumnya, negara tersebut terbukti mengklaim masakan rendang. Sejumlah pihak pun pro kontra terhadap kesamaan dan perbedana rendang dari tanah Minangkabau dan negeri jiran tersebut. (*)





