Selain persoalan limbah, Eka bilang, terdapat sejumlah masalah lain antara warga tersebut dengan masyarakat lingkungan sekitar.
Pedagang Beri Mikroba untuk Kurangi Bau Limbah
Terkait pembuangan limbah warung bakso, Eka mengatakan, pihak warung sebelumnya mengaku telah melakukan penanganan terhadap air sisa pencucian sebelum dialirkan ke saluran.
Pemilik warung menyebut limbah tersebut telah dia beri mikroba untuk mengurangi bau. Kemudian setelah buang ke selokan, ada bilas menggunakan sekitar lima galon air bersih.
Eka berkata, saat kejadian dia sebenarnya ingin menjelaskan keterangan tersebut agar persoalan bisa mendapat pemahaman secara utuh. Akan tetapi, perdebatan yang terjadi membuat penjelasan itu tidak tersampaikan dengan baik.
BACA JUGA: Usai Viral Buang Limbah ke Selokan, Warung Bakso di Semarang Diminta Buat IPAL Portabel
Sementara itu pemilik rumah, Rina, mengatakan persoalan tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Dia mengatakan, telah beberapa kali menyampaikan keberatan. Akan tetapi aktivitas pembuangan limbah masih terus terjadi.
“Awalnya saya tidak masalah dengan adanya usaha di dekat rumah. Cuma yang bikin resah adalah setiap malam harus mencium aroma yang tidak sehat dan tidak sedap dari got di depan rumah,” kata Rina, Rabu, 4 November 2026.
Dia mengatakan, t kondisi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Bau yang timbul bahkan dia gambarkan seperti aroma bangkai atau cairan lemak yang menyengat.
“Intinya saya hanya meminta bagaimana caranya agar mereka membuang limbah tidak meresahkan dan merugikan orang lain,” katanya.
DLH Kota Semarang Sarankan Pembuatan Sumur Resapan
Kepala Bidang Pengawasan dan Pemberdayaan Lingkungan DLH Kota Semarang, Wahyu Heryawan, mengatakan, warung bakso tersebut sebenarnya telah melakukan pemilahan limbah.
“Sebetulnya sudah ada pemilahan, tetapi pada akhirnya dia buang kembali ke saluran milik warga. Itu yang kemudian menimbulkan masalah dan menjadi persoalan di lingkungan,” katanya usai mediasi sebelumnya.
DLH kemudian memberikan sejumlah rekomendasi teknis untuk memperbaiki sistem pengolahan limbah warung tersebut.





