DEMAK, 6/2 (beritajateng.tv) – Musim penghujan masih terjadi di wilayah kabupaten Demak, tak hanya menyebabkan musibah banjir diberbagai daerah, kesehatan manusiapun menjadi terancam, mulai dari serangan nyamuk yang berimbas pada penyakit DBD bahkan penyakit diare.
Untuk itu, melalui komunikasi sosial (komsos) Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari koramil 02/Bonang Kodim 0716/Demak, Serka Fauzi giat turun kelapangan guna memberikan pengarahan dan mengkampanyekan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan peduli terhadap lingkungan, Senin (6/2/2023).
“Memberikan edukasi terkait menjaga kebersihan dan kesehatan kepada masyarakat perlu sekali dilakukan agar bisa menjadi hal kebiasaan setia harinya,” ucapnya saat ditemui awak media, Senin (6/2/2023).
Komsos yang berlangsung disalah satu rumah tokoh masyarakat tersebut, Serka Fauzi menerangkan dampak dari Demam Berdarah Dengue atau yang lebih dikenal dengan demam berdarah, disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.
Menurutnya, DBD ini akan muncul seiring musim penghujan berlangsung. Jika lingkungan tempat tinggal banyak genangan air, maka dimungkinan nyamuk penyebab DBD akan berkembang cepat.
“Untuk mencegahnya, bisa dilakukan dengan penyemprotan atau fogging untuk mencegah jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Namun, pencegahan juga tetap harus dilakukan sendiri di rumah,” terang Serka Fauzi.
Sementara itu, Agus (40) warga Desa Bonang mengapresiasi positif apa yang sudah dilakukan Babinsa ditempat tinggalnya, lantaran telah mengingatkan warga masyarakat dalam hal menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dimana sangat besar sekali dampaknya.
“Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada pak Babinsa yang sudah mengingatkan kami untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Harapan kami, pak Babinsa nantinya dapat menyampaikan juga kepada Pemdes, untuk mengadakan fogging di wilayah kami guna mencegah penyebaran DBD,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah













