Jateng

Wilayah Pesisir Krisis Air Bersih, Mohammad Saleh Dorong Pemprov Jateng Perluas Program Desalinasi

×

Wilayah Pesisir Krisis Air Bersih, Mohammad Saleh Dorong Pemprov Jateng Perluas Program Desalinasi

Sebarkan artikel ini
Pesantren Pertanian | desalinasi Jawa Tengah
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Muhammad Saleh. (Foto: Dok. DPRD Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemprov Jawa Tengah untuk memperluas program desalinasi air laut di wilayah-wilayah pesisir yang mengalami krisis air bersih.

Menurut Saleh, teknologi desalinasi air laut ini memiliki peran penting dalam mengatasi masalah kekurangan air bersih di wilayah pesisir, sekaligus membantu mencegah penurunan permukaan tanah yang sering terjadi akibat over-extraction air tanah.

Program desalinasi sendiri merupakan hasil inovasi antara Pemprov Jateng dan Universitas Diponegoro (Undip) dengan memanfaatkan teknologi untuk mengubah air laut menjadi air tawar yang siap masyarakat konsumsi, khususnya di daerah pesisir.

BACA JUGA: Refleksi Hari Santri Nasional 2025, Mohammad Saleh Harap Pesantren Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Saleh mendorong agar program yang sudah berjalan di Kota Pekalongan, Kabupaten Demak, Brebes, dan Pati, dapat makin luas penerapannya di wilayah pesisir lainnya di Jawa Tengah yang berpotensi kekurangan air bersih.

“Program sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Program inovatif Pemprov dan Undip ini terbukti efektif, dan saya berharap bisa perluas ke daerah-daerah lain yang juga mengalami krisis air,” kata dia.

Teknologi desalinasi air laut di Jawa Tengah

ketahanan pangan
Wakil Ketua DPRD Jateng, Muhammad Saleh, usai menghadiri talkshow bertajuk “Integrasi Peran Pemerintah, Sektor Swasta, dan Institusi Pendidikan untuk Ketahanan Pangan” yang berlangsung di lantai 4 Kantor DPRD Provinsi Jateng, Kota Semarang, Kamis, 24 Juli 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Saat ini, teknologi desalinasi air laut yang berjalan di Jawa Tengah telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terutama, di daerah yang selama ini sangat bergantung pada air tanah.

“Dengan semakin meluasnya program ini, harapannya masalah krisis air bersih di berbagai wilayah Jawa Tengah dapat lebih efektif teratasi,” ungkapnya.

Menurut Ketua DPD Golkar Jateng tersebut, program desalinasi ini bukan hanya solusi untuk masalah kebutuhan air bersih. Akan tetapi, juga menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Dorong Sinergi DPRD-Media: Kawal Pembangunan Daerah

Pasalnya, kata Saleh, kebutuhan air bersih adalah salah satu indikator utama dalam mengintervensi penurunan angka kemiskinan dan stunting.

“Ketika masyarakat memiliki akses terhadap air bersih, kesehatan mereka juga akan meningkat. Ini secara langsung akan berdampak pada kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp