SEMARANG, beritajateng.tv – Teks khutbah Jumat 12 Juni 2026 berikut mengangkat tema menyambut Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri serta meningkatkan amal saleh.
Tema ini relevan mengingat umat Islam akan segera memasuki Tahun Baru Hijriah. Pergantian tahun bukan hanya perubahan angka dalam kalender, tetapi juga menjadi pengingat bahwa usia terus berkurang dan kesempatan beramal semakin terbatas.
Khutbah Pertama
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat iman, Islam, kesehatan, dan kesempatan kepada kita sehingga dapat menunaikan ibadah Jumat pada hari ini.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Saat ini kita berada di penghujung tahun Hijriah dan akan memasuki tahun yang baru. Momentum ini hendaknya menjadi kesempatan bagi kita untuk melakukan evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir.
BACA JUGA: Teks Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Menjalani Takdir dengan Kesabaran dan Pikiran Positif
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hasyr ayat 18:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”
Ayat ini mengajarkan pentingnya muhasabah. Seorang Muslim tidak hanya sibuk menilai kesalahan orang lain, tetapi juga harus menilai dirinya sendiri. Apa yang sudah diperbuat selama ini? Apakah ibadah semakin baik? Apakah dosa-dosa yang dilakukan semakin berkurang?
Ustaz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya mengingatkan bahwa pergantian waktu seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan amal saleh.
“Nabi memberikan satu contoh yang kuat agar setiap datang waktu berganti, jangankan tahun, bahkan setiap detik koreksi diri kita untuk meningkatkan amal saleh kita karena itu yang menentukan kebahagiaan dunia dan akhirat kita.”
Jamaah yang dimuliakan Allah,





