SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 224 siswa-siswi SD dari 16 kecamatan se-Kota Semarang mengikuti final Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kota di SD Negeri Sendangmulyo 04, Rabu, 21 Agustus 2024.
Sejak pagi, para siswa tampak antusias dan tak sabar untuk segera tampil unjuk gigi. Ada yang mengenakan baju adat Jawa, membawa berbagai peralatan properti, hingga berdandan ala badut yang lucu.
Sesuai namanya, FTBI ini melombakan berbagai lomba yang erat hubungannya dengan bahasa dan budaya Jawa. Mulai dari mendongeng, pidato, hingga komedi tunggal semuanya dalam bahasa Jawa.
BACA JUGA: Cegah Kekerasan Seksual, SD Mataram Semarang Beri Edukasi Anatomi Tubuh Pada Siswanya
Ketua Panitia FTBI Kota Semarang, Parinem menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan bahasa dan budaya Jawa. Lebih dari itu, FTBI juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap warisan budaya leluhur.
“Tujuan lainnya untuk meningkatkan sikap percaya diri, melatih mental anak ke depannya seorang pemimpin yang baik dan handai. Serta untuk melestarikan bahasa Jawa biar bahasa ibu kita, bahasa Jawa tidak musnah termakan oleh zaman,” katanya.
Parinem menyebut, ada dua kategori lomba yang baru dalam FTBI tahun ini. Tahun sebelumnya hanya ada empat yaitu Lomba Mendongeng, Lomba Menulis dan Lomba Membaca Aksara Jawa, Lomba Cerkak, dan Lomba Pidato.
Sementara tahun ini, ada tiga kategori baru yaitu Lomba Komedi Tunggal, Lomba Tembang Macapat, dan Lomba Geguritan.
Targetkan jadi juara umum di FTBI tingkat Provinsi
Nantinya, lanjut Parinem, masing-masing kategori lomba akan mencari juara 1,2 dan 3 baik putra maupun putri. Kemudian, hanya juara satu dari masing-masing kategori yang berhak mewakili Kota Semarang untuk maju ke FTBI tingkat provinsi yang akan berlangsung di Jepara, 21 hingga 23 Oktober nanti.
“Harapannya nanti juara yang maju ke tingkat provinsi bisa memberikan yang terbaik dan menyabet gelar juara umum FTBI Provinsi Jawa Tengah seperti di tahun 2022 lalu,” harap Parinem.





