SEMARANG, beritajateng.tv – Hajat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) XVII 2026 di Semarang Raya telah berakhir. Bertengger di peringkat 10 besar menjadi capaian maksimal kontingen Kabupaten Semarang.
Setidaknya target perbaikan peringkat dari hasil yang dicapai pada Porprov XVI Jateng 2023 Pati Raya dapat terwujud meski hanya naik satu peringkat.
Komite Olahraga Nasional Indoneaia (KONI) Kabupaten Semarang mengklaim, capaian itu bisa terbilang sukses. Terlebih menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan aman,” kata Ketua KONI Kabupaten Semarang, Dodi Prasetyo di kompleks GOR Pandanaran, Kabupaten Semarang, Jumat petang, 30 Oktober 2026.
Masing-masing medali atlet raih dari cabang olahraga (cabor) karate, bola voli indoor dan pasir, gantole, paralayang, grasstrack, arung jeram, dayung, tenis meja, serta biliar.
BACA JUGA: Tragedi Meninggalnya Atlet Syabilla Rizkia Putri, Pemkab Jepara Rencana Bangun Monumen
Dodi mengatakan, secara keseluruhan, kontingen Kabupaten Semarang mengemas total 87 medali.
Rinciannya 25 keping medali emas, 30 keping medali perak, dan 32 keping medali perunggu. Raihan itu dari total sebanyak 36 cabor yang kontingen Kabupaten Semarang ikuti.
Secara peringkat, masih kata Dodi, KONI Kabupaten Semarang awalnya memang menargetkan mampu menempati peringkat 7 besar pada Porprov XVII Jateng 2026.
“Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi. Antara lain kian meratanya kekuatan para atlet antar daerah di Jawa Tengah,” ucapnya.
BACA JUGA: Dua Atlet Meninggal saat Porprov, Dispora Jateng Minta SOP dan Pengamanan Dibenahi
Dodi bilang, kini tidak ada lagi cabor yang menjadi dominasi oleh satu daerah tertentu.
“Ada daerah yang semula kurang diperhitungkan, justru menjadi kekuatan baru,” katanya.
Selain itu, dia berkata, beberapa cabor yang jadi unggulan kontingen Kabupaten Semarang untuk medali emas ternyata realitasnya justru meleset.
“Sebaliknya, ada juga beberapa cabor yang hasilnya di luar ekspektasi kami. Hasilnya mampu melampaui target yang dibebankan,” katanya.





