Jateng

Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan ke Kelompok Tani, Tunjang Produktivitas di Jateng

×

Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan ke Kelompok Tani, Tunjang Produktivitas di Jateng

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di sela acara Parade Alat dan Mesin Pertanian di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa, 3 November 2026. (Foto: Dok. Pe,prov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di sela acara Parade Alat dan Mesin Pertanian di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa, 3 November 2026. (Foto: Dok. Pe,prov Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan sebanyak 1.507 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) selama 2026. Tujuannya untuk mendukung modernisasi pertanian di wilayahnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, mekanisasi menjadi kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas. Sekaligus mempertahankan posisi Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

“Modernisasi alat pertanian ini tidak hanya menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan,” kata Luthfi di sela acara Parade Alat dan Mesin Pertanian di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa, 3 November 2026.

BACA JUGA: Lokasi Titik Terakhir Kebakaran Gunung Lawu, Ahmad Luthfi Minta Penyisiran Menyeluruh

Luthfi menyebut, produksi gabah Jawa Tengah pada 2025 mencapai 11,5 juta ton atau berkontribusi sekitar 16,5 persen terhadap produksi nasional.

Sementara itu, produksi sepanjang 2026 hingga memasuki November telah mencapai sekitar 8,5 juta ton. Dia optimistis mekanisasi pertanian dapat mendukung peningkatan produksi pangan.

Bantuan alsintan tersebut disalurkan ke 32 kabupaten/kota, dengan jenis peralatan yang disesuaikan dengan karakteristik lahan dan kebutuhan masing-masing daerah. Karenanya, Luthfi meminta pemerintah daerah dan kelompok tani penerima memastikan alat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik.

BACA JUGA: Karhutla di Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi Kawasan

Selain meningkatkan efisiensi, Luthfi berharap modernisasi mampu menarik minat generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian. Menurutnya, saat ini semakin banyak anak petani yang memilih bekerja di sektor lain.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares mengatakan, 1.507 unit alsintan.

Di antaranya, meliputi Rice transplanter ada 100 unit, kemudian combine harvester 10 unit, traktor roda empat 30 unit, hand tractor singkal 80 unit, kultivator 74 unit. Kemudian, traktor crawler 80 unit, pompa air diesel 100 unit, alat pencacah pupuk organik 28 unit, dan handsprayer elektrik 1.005 unit.