SEMARANG, beritajateng.tv – PT KAI Daop 4 Semarang kembali menggelar Rail Clinic sebagai wujud komitmen tanggung jawab sosial pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di stasiun Gundih Grobogan.
Ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berlangsung di Stasiun Gundih, Grobogan.
BACA JUGA: Semarak Hari Pahlawan, KAI Daop 4 Semarang Persembahkan Acara Spesial untuk Masyarakat
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian KAI terhadap kesehatan masyarakat. Khususnya yang tinggal dekat jalur kereta api dan memiliki akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan.
Menurut dia, pelayanan kesehatan gratis ditujukan untuk sekitar 250 warga setempat, berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Mengusung tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama,” acara ini juga mendukung peringatan Hari Kesehatan Nasional 2024. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk memberikan berbagai layanan kesehatan.
Layanan di Rail Clinic Stasiun Gundih
Pelayanan meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, pelayanan kebidanan, pemeriksaan kesehatan mata. Serta pemeriksaan laboratorium sederhana, layanan farmasi, serta penyuluhan kesehatan.
Tim medis yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari 4 Dokter Umum, 1 Dokter Gigi, 1 Dokter Spesialis Obsgyn, 2 Bidan, 1 Optometrist, 5 Perawat Umum, 1 Perawat Gigi, 2 Apoteker, dan 1 Asisten Apoteker.
Rail Clinic yang digunakan merupakan generasi keempat, terbagi menjadi empat kereta diesel; dua untuk pelayanan kesehatan dan dua lainnya sebagai Rail Library.
Fasilitas dalam Rail Clinic mencakup pemeriksaan kesehatan primer, EKG, USG, dan hematology analyzer untuk diagnosis yang lebih akurat.
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang juga menyerahkan bantuan berupa 50 kacamata gratis untuk siswa dari tiga SD di Kecamatan Geyer, 50 paket gizi berisi telur dan susu, bantuan untuk 26 anak yatim piatu, 3 kursi roda untuk lansia kurang mampu, serta 100 paket sembako bagi petugas lintasan swadaya.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat meningkatkan kesehatan, gizi, dan kualitas hidup mereka,” ungkap Franoto.
Acara ini juga mencakup penyuluhan tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk praktik mencuci tangan yang benar, penyikatan gigi, pendidikan kesehatan reproduksi, dan edukasi tentang bahaya narkoba. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pembentukan generasi yang sehat dan terhindar dari pengaruh negatif.
Selain itu, Tim Pengamanan Daop 4 Semarang memberikan sosialisasi terkait keamanan perjalanan kereta api kepada siswa dan masyarakat yang hadir. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan di sekitar jalur kereta api.
Dengan penyelenggaraan Rail Clinic dan Rail Library ini, KAI Daop 4 Semarang berharap dapat membantu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Menumbuhkan minat baca serta kesadaran terhadap keselamatan perjalanan kereta api. “Semoga upaya ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah sekitar jalur kereta api,” tutup Franoto. (*)
Editor: Elly Amaliyah





