Jateng

Ahmad Luthfi Minta KKP Percepat Proyek Desalinasi di Pesisir Jateng, Target Swasembada Pangan 2026

×

Ahmad Luthfi Minta KKP Percepat Proyek Desalinasi di Pesisir Jateng, Target Swasembada Pangan 2026

Sebarkan artikel ini
ahmad luthfi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya saat menghadiri Rakerwil dan Pelantikan Pengurus DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jawa Tengah di Hotel Padma, Kota Semarang, Senin, 13 Oktober 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Kita tidak sendiri, tidak one man show, tidak Superman, namun super tim bersama-sama kolaborasi dengan pemerintah pusat, kita jabarkan dari provinsi, kabupaten/kota sampai desa. Termasuk di dalamnya civitas akademika, wartawan, potensi masyarakat, partai politik yang di dalamnya itu membangun Jawa Tengah,” kata Luthfi.

Mantan Kapolda Jawa Tengah itu menekankan, kolaborasi tersebut mampu menjaga stabilitas politik dan menghapus ego sektoral di wilayahnya.

“Dengan kerja-kerja kolaboratif ini diharapkan tidak ada suatu ego sektoral di wilayah kita guyub rukun gemah ripah loh jinawi, itulah Jawa Tengah,” ujarnya.

Selain itu, Luthfi menyebut dirinya berperan sebagai “manajer marketing” Jawa Tengah. Pihaknya mengaku aktif menawarkan potensi investasi ke berbagai daerah hingga luar negeri.

“Sehingga secara tidak langsung maka tugas gubernur sebagai manajer operasional menawarkan wilayah. Jadi manajer marketingnya Jawa Tengah ya saya ini, Pak. Kami jualan Jawa Tengah itu ke mana-mana, tidak hanya antarprovinsi bahkan ke luar negeri,” ungkapnya.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah, menurutnya, saat ini berada di angka 5,98 persen, lebih tinggi dari nasional. Investasi yang masuk mencapai Rp59,7 triliun dengan 65 persen berasal dari luar negeri.

“Yang paling besar adalah beberapa negara di antaranya adalah Singapura, China, kemudian dan lain sebagainya. Tugas-tugas ini yang kita lakukan kolaborasi sehingga Jawa Tengah tumbuh berkembang,” katanya.

Selain itu, tingkat pengangguran juga turun, dari 9,58 persen menjadi 9,48 persen. Jumlah masyarakat miskin ikut berkurang.

“Kami sampaikan kepada para bupati//walikota bagaimana jabaran daripada RPJN Nasional kita jabaran menjadi RPJMD kemudian kita jabarkan kepada para bupati walikota sampai ke tingkat desa,” lanjutnya.

Target selesaikan infrastruktur tahun 2025, Luthfi akui siap swasembada pangan 2026

Lebih jauh, Luthfi juga menegaskan target pembangunan di masa kepemimpinannya, yakni tahun 2025 difokuskan untuk menyelesaikan seluruh infrastruktur, sementara tahun 2026 menjadi momen menuju swasembada pangan.

“2025 infrastruktur kita habiskan, 2026 swasembada pangan sebagai proyek nasional yang kita lakukan,” ujarnya.