“Saya ingin masyarakat dilibatkan betul. Bukan hanya literasi, namun menyadarkan masyarakat, bahwa ini musibah yang menjadi berkah. Aset itu tidak bermanfaat kalau tidak ada daya tariknya. Mestinya ini kita ubah, syukur-syukur riset ini menyadarkan masyarakat masih ada nilai ekonomisnya. Di-Include-kan dengan Makam Mbah Mudzakir. Kami apa yang bisa kami bantu untuk membuat kajian terkait pariwisata. Kalau nanti sudah muncul bisa kita tawarkan,” tutupnya. (Ak/El)
Akademisi Usul Sayung Jadi Wisata Edukasi





