SEMARANG, beritajateng.tv – Kabar bahagia datang dari Jennifer Coppen yang kini akhirnnya resmi sah dengan pemain sepak bola bernama Justin Hubner.
Pernikahan tersebut telah berlangsung hari ini 12 Juni 2026 dengan acara yang cukup meriah. Kabarnya, hubungan mereka sudah terjalin cukup lama yakni sejak pertengahan tahun 2025.
Pernikahan tersebut berlangsung di Tirtha Bali Uluwatu dengan menghadirkan adat Jawa bernuansa putih. Beruntungnya, Justin Hubner kini telah memeluk Islam sebelum melangsungkan pernikahannya.
BACA JUGA: Lamar Jennifer Coppen, Pesepak Bola Justin Hubner Ternyata Punya Nilai Kekayaan Segini
Lalu bagaimana kira-kira perjalanan asmara mereka hingga akhirnya bisa berlabuh ke pelaminan? yuk simak berikut informasinya.
Kisah Asmara Jennifer Coppen dan Justin Hubner
Hubungan kedekatan antara keduanya mulai mencuri perhatian publik sejak pertengahan tahun 2025.
Sejak saat itu, mereka kerap membagikan berbagai momen kebersamaan melalui media sosial, yang semakin memperkuat dugaan adanya hubungan spesial di antara mereka.
Selain itu, Justin Hubner juga telah memeluk agama Islam atau menjadi mualaf sebelum menjalani prosesi pernikahan.
Rangkaian acara pernikahan berawal dengan prosesi pengajian dan siraman yang berlangsung pada 12 Juni 2026.
Pada hari yang sama, pasangan tersebut juga melangsungkan akad nikah dengan nuansa serba putih berpadu dengan sentuhan adat Jawa.
Setelah prosesi sakral tersebut, acara dilanjutkan dengan resepsi pernikahan yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026 sebagai puncak perayaan bersama keluarga, kerabat, dan para tamu undangan.
BACA JUGA: Fim Baru Jennifer Lawrence Tayang di Netflix Berjudul No Hard Feelings, Berikut Sinopsisnya
Sebelumnya, Jennifer Coppen pernah membina rumah tangga dengan mendiang Yitta Dali Wassink. Keduanya resmi menikah pada Oktober 2023 dan menjalani kehidupan pernikahan hingga Dali wafat akibat kecelakaan yang terjadi pada Juli 2024.
Jennifer Coppen mengaku bahwa mendiang suaminya tersebut adalah orang baik. Bahkan semasa hidupnya, ia selalu diperlakukan seperti ratu sehingga sangat sulit baginya saat itu untuk membuka hati kepada pria lain.





