SEMARANG, beritajateng.tv – Flyover Madukoro kini menjadi solusi efektif mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Simpang Madukoro, Kota Semarang.
Infrastruktur baru ini mendapat apresiasi luas, termasuk dari Mochamad Herviano, anggota Komisi V DPR RI yang fokus pada bidang infrastruktur dan perhubungan.
“Kehadiran jembatan layang ini menyelesaikan masalah kemacetan yang selama ini merugikan masyarakat,” ujar Herviano dalam keterangannya, Jumat, 13 Desember 2024.
Ia menambahkan bahwa pengurangan kemacetan membawa dampak signifikan, mulai dari efisiensi waktu hingga penghematan bahan bakar.
Selain itu, langkah ini berkontribusi pada pengurangan polusi udara, sehingga manfaat lingkungan juga terasa.
BACA JUGA: Prabowo Resmikan Flyover Madukoro Kota Semarang: Dongkrak Ekonomi Seluruh Jawa Tengah
Flyover Madukoro yang memiliki panjang 1.500 meter dan menghubungkan Jalan Arteri Yos Sudarso dengan Bandara Ahmad Yani serta Pelabuhan Tanjung Emas, menjadi kebanggaan warga Semarang.
Desainnya mengusung ornamen khas seperti Warak Ngendhog, simbol persatuan etnis, dan relief Pandawa Lima yang menarik perhatian banyak pihak.
“Jembatan layang ini mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, karena kini Semarang memiliki ikon baru yang menarik wisatawan,” ungkapnya.
Infrastruktur ini juga memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat, mengurangi stres yang sering muncul akibat kemacetan.
Proyek yang menelan anggaran Rp199 miliar ini menggunakan teknologi mortar busa yang dianggap efisien dan berkualitas tinggi.
BACA JUGA: Video Sering Bikin Banjir, Pemkot Semarang Minta Pembenahan Drainase Flyover Madukoro
Peresmian oleh Presiden RI Prabowo Subianto menjadi tonggak sejarah baru dalam pembangunan infrastruktur di Kota Semarang.
Herviano mengajak pemerintah untuk terus berinovasi menghadirkan infrastruktur yang mampu mengatasi kemacetan di daerah lain.
“Keberhasilan Flyover Madukoro harus menjadi inspirasi, karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat dan berdampak luas bagi pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.
Flyover ini sekaligus menjadi bukti bahwa perencanaan matang dan kolaborasi berbagai pihak mampu menciptakan perubahan positif bagi masyarakat. (*)





