Jateng

Angin Ribut Terjang Tiga Desa di Suruh Semarang, Bale Panjang Roboh dan Listrik Padam

×

Angin Ribut Terjang Tiga Desa di Suruh Semarang, Bale Panjang Roboh dan Listrik Padam

Sebarkan artikel ini
video angin ribut
Video kejadian angin ribut. (Tangkap Layar Video Warga)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang terdampak bencana angin ribut, Jumat 17 Oktober 2025 sore. Antara lain Desa Dersansari, Jatirejo serta Desa Beji Lor.

Informasi yang beritajateng.tv peroleh dari Pemerintah Kecamatan Suruh menyebutkan, peristiwa angin ribut terjadi pada pukul 17.00 WIB, saat sebagian besar wilayah Kecamatan Suruh diguyur hujan lebat.

“Selain mengakibatkan kerusakan atap rumah warga, sejumlah pohon tumbang dan menimpa jaringan listrik,” ungkap Camat Suruh, Vega Lazuardi dalam keterangannya, Jumat petang.

Di Desa Dersansari, beberapa pohon tumbang menimpa rumah dan tempat hajatan. Benerapa di antaranya juga menimpa kabel jaringan listrik hingga saat ini listrik di lingkungan tersebut padam.

BACA JUGA: Rasakan Getaran Gempa, Warga Bringin Semarang Kira Truk Lewat

Sementara di Desa Jatirejo, hujan beserta angin kencang juga mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan ada yang menimpa rumah warga hingga mengalami kerisakan.

“Hujan dan angin ribut juga mengakibatkan situs Bale Panjang atau petilasan Sunan Kalijaga milik Pemerintah Desa (Pemdes) Jatirejo roboh bagian atapnya,” jelas Vega.

Sedangkan di lingkungan Desa Beji Lor, lanjutnya, hujan deras di sertai angin ribut juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan berdasarkan laporan ada rumah warga yang tertimpa.

Usai peristiwa ini, Pemerintah Kecamatan Suruh telah mengambil langkah- langkah penanganan dan sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Saerah (BPBD) Kabupaten Semarang.

Termasuk juga menghubungi PLN untuk memutus sementara aliran listrik di lokasi terdampak dan melakukan penanganan. Beberapa warga juga telah diungsikan ke lokasi yang lebih aman.

BACA JUGA: Mulai Sering Turun Hujan, BPBD Kabupaten Semarang Konsolidasikan Seluruh Desa Tanggap Bencana

Hingga pukul 18.00 WIB, belom ada laporan adanya korban jiwa maupun korban luka- luka. Namun ia telah berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah desa untuk melaporkan kondisi di lapangan.