Nasional

Anies Sebut Mafia BTS Harus Dibereskan, Denny: Kok Malah Nyerang? Jangan-jangan Nyamar!

×

Anies Sebut Mafia BTS Harus Dibereskan, Denny: Kok Malah Nyerang? Jangan-jangan Nyamar!

Sebarkan artikel ini
anies sebut mafia harus tertangkap
Denny tanggapi pernyataan Anies sebut mafia harus tertangkap, termasuk mafia BTS harus dibereskan. Senin (22/5/2023).

JAKARTA, beritajateng.tv – Bakal calon presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan, Anies Rasyid Baswedan sebut bahwa mafia-mafia di Indonesia harus segera tertangkap. Termasuk mafia di proyek pembangunan dan penyediaan infrastruktur BTS 4G Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Menanggapi statement Anies sebut mafia harus tertangkap tersebut, Denny Siregar, mantan jurnalis yang sekarang menjadi pegiat media sosial itu mempertanyakan sikap Anies Baswedan yang seolah tidak membela kader partainya sendiri.

Ia juga menuding bahwa Anies menyamar sebagai anggota partai Nasdem. Hal tersebut karena Anies sebut mafia harus tertangkap, termasuk mafia BTS harus diberantas.

“Loh Nasdem, ini gimana Capresmu kok nyerang? Jangan-jangan nyamar,” tulisnya di akun Twitter-nya @dennysiregar7.

Sebagaimana yang kita ketahui, kasus dugaan korupsi BTS 4G Bakti Kemenkominfo menyeret nama Menkominfo yang juga mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny Gerard Plate. Nasdem merupakan salah satu partai pengusung Anies bersama PKS dan Demokrat.

Anies sebut mafia harus tertangkap dan tidak boleh semakin merajalela di Indonesia

“Termasuk mafia BTS itu, semua (mafia). Karena itu, semua mafia ini harus kita bereskan, republik ini tidak bisa maju kalau kita membiarkan mafia-mafia itu merajalela di negeri ini,” kata Anies dalam pidatonya di hadapan kelompok relawannya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Ahad (21/5/2023).

Ia menyetujui pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh bahwa pihak stakeholder harus memberantas mafia-mafia di Indonesia. Termasuk mafia BTS yang menyeret Johnny harus ada penyelidikan secara komprehensif dan transparan. Selain itu tanpa adanya intervensi politik.

“Semua yang terlibat harus diperiksa, dorong transparansi, jangan biarkan mereka melenggang tidak ada pertanggungjawabannya,” kata Anies.

Sebelumnya, Surya Paloh menegaskan bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) bisa saja menjalankan pemeriksaan aliran dana kasus korupsi Johnny Gerard Plate ke partai.

“Itu bagus. Ini memang kehendak partai. Partai ini menginginkan transparansi yang seutuhnya. Sekali lagi saya katakan transparansi yang seutuhnya,” kata Paloh dalam konferensi pers di Gedung Nasdem Tower, Jalan RP Soeroso, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2023) sore.

Paloh menuturkan secara eksplisit bahwa pihaknya mengapresiasi profesionalisme Kejagung. Menurut Paloh, pada prinsipnya Nasdem bebas dari intervensi pihak dan kepentingan politik manapun. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk melarang pemeriksaan aliran dana tersebut.

“Jadi kalau kawan-kawan tanya, Nasdem memberikan dukungan sepenuhnya atau setengah? Totalitas kita akan berikan dukungan itu agar semua kita tuntaskan, kalau enggak sia-sia lah kita untuk memerjuangkan suatu misi besar membawa kemajuan bangsa dan negara, menjaga demokrasi negeri ini, dan menegakkan rasa keadilan dan sesuai dengan komitmen kebangsaan kita,” ujarnya (*).

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp