Jateng

APTRI Blora Masih Terus Perjuangkan Harga Tebu, Meski PT GMM Sudah Naikkan Harga

×

APTRI Blora Masih Terus Perjuangkan Harga Tebu, Meski PT GMM Sudah Naikkan Harga

Sebarkan artikel ini
APTRI Blora // harga tebu
APTRI Blora saat bertemu dengan pendiri PT GMM yang juga mantan Direktur Utama PT GMM lie Kamadjaja (kaos kuning) di Lokasi pabrik gula Rembang yang baru di rintis. (Heri/beritajateng.tv)

Awal musim giling umumnyamemiliki rendemen berkisar 5,5 persen sd 6 persen, apalagi kalau curah hujan tinggi seiring dengan berjalannya waktu kemasakan tebu akan semakin matang.

“Mudah-mudahan cuaca yang baik dapat mendukung. Insya Allah rendemen akan naik dan tentunya akan berpengaruh terhadap kenaikan harga beli tebu oleh PG” imbuh Direktur Operasional.

BACA JUGA: Sempat Pesimis, Nelayan asal Semarang Ini Akhirnya Bisa Haji usai Nabung 12 Tahun

PT GMM adalah salah satu Pabrik Gula yang melaksanakan giling lebih awal dibanding PG lainnya. Per tanggal 8 Mei 2024 baru PG Blora dan PG Madukismo Jogja yang sudah melaksanakan proses giling.

“Salah satu bentuk komitmen kami untuk menyerap tebu petani adalah dengan membuka giling lebih awal agar potensi tebu tidak terserap dapat terminimalisir, sebab khawatirnya musim hujan jatuh lebih awal atau kemarau basah seperti tahun 2022,” ungkap Direktur Operasional.

Selain skema kenaikan harga tebu berkala, giling lebih awal, PT GMM juga melakukan persiapan mesin yang lebih serius agar tidak ada kendala saat on season.

“Kami optimis hasil tahun ini akan lebih baik karena persiapan pabrik kita juga lebih matang,” jelasnya.

PT GMM memasang target penyerapan tebu 400.000 Ton dan rendemen 8% serta 150 hari giling. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp