Faktor stamina juga menjadi kunci dalam pertandingan ini. Indonesia All Star terlihat lebih bugar dan mampu mempertahankan ritme permainan hingga menit akhir. Hal tersebut kontras dengan Arema yang mulai kehilangan fokus setelah pertengahan babak kedua.
Meski Arema bermain di depan dukungan suporter fanatiknya, tekanan dari lini serang All Star yang lebih padu membuat mereka harus bekerja ekstra keras menjaga gawang tetap aman.
Laga ini membuktikan bahwa regenerasi tim lewat perekrutan pemain asing harus diimbangi adaptasi cepat. Meski Arema menunjukkan semangat juang tinggi, Indonesia All Star tampil lebih siap secara kolektif. (*).





