HeadlineJateng

Armada Sampah Milik Pemerintah Desa di Rembang Terciduk Buang Sampah di Tepi Pantai

×

Armada Sampah Milik Pemerintah Desa di Rembang Terciduk Buang Sampah di Tepi Pantai

Sebarkan artikel ini
Buang Sampah di Tepi Pantai
Sebuah armada sampah milik pemerintah desa di Rembang terciduk buang sampah di tepi pantai utara pada Rabu 26 Juli 2023. (Hery P/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Armada sampah rumah tangga milik Pemerintah Desa, Plawangan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang terciduk buang sampah di tepi pesisir pantai utara.

Kebiasaan membuang sampah tersebut membuat pencemaran, menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu pemandangan indah di pantai tersebut.

Sampah-sampah itu menumpuk, berserakan kurang lebih 200 meter di sepanjang pantai. Hingga ribuan ton mirip tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Anehnya, justru pemerintah desa yang terciduk buang sampah di tepi pantai.

Warga mengaku geram dengan ulah oknum tersebut. Menurutnya, kebiasaan membuang sampah ini, sejak 5 tahun silam sampai dengan sekarang.

“Sampah ini sudah ada sejak lima tahun. Sebenarnya dulu sudah ada tempat pemrosesan sementara (TPS). Tapi kenapa sekarang malah di taruh di luar TPS”, ungkap Samsul Arifin, warga setempat pada Rabu 26 Juli 2023.

Menurutnya, sampah sampah ini berasal dari sampah rumah tangga, saking lamanya menumpuk hingga memanjang kurang lebih 200 meter. “Kalau di lihat dari panjangnya kurang lebih 200 meter”, imbuhnya.

Warga hanya bisa mengeluhkan keberadaan tumpukan sampah tersebut. Jika musim penghujan menimbulkan bau tak sedap dan banyak lalat.

Terciduk Buang Sampah di Tepi Pantai

Hal senada juga di sampaikan oleh Mujib, tokoh masyarakat Desa setempat. Ia mengatakan dulu banyak warga yang bermain dan mengunjungi tempat tersebut. Semenjak adanya sampah jadi sepi.

“Dulu sering datang kesini, nyaman, santai melihat pemandangan laut, sekarang tidak lagi”, ungkapnya.

Sebenarnya, kata Mujib, warga sudah mendorong Pemerintah Desa untuk mengelola sampah agar lebih baik.

“Namun tidak tahu sampai sekarang belum terlaksana. Kami berharap agar Pemerintah Desa maupun Kabupaten bisa mengatasi permasalah sampah ini”, tuturnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp