Ekbis

Awarding Night WEC 2025, Sampoerna Gandeng Impala dan GSN Dukung 1.000 UMKM Perempuan di Jateng

×

Awarding Night WEC 2025, Sampoerna Gandeng Impala dan GSN Dukung 1.000 UMKM Perempuan di Jateng

Sebarkan artikel ini
Awarding Night WEC 2025, Sampoerna Gandeng Impala dan GSN Dukung 1.000 UMKM Perempuan di Jateng
Foto bersama Awarding Night WEC 2025 di Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Semangat pemberdayaan UMKM perempuan terwujud dalam Awarding Night Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2025 bertajuk ”Daya Wanita untuk Indonesia” di The Legacy Hall Hotel Plampitan, Rabu, 11 Juni 2025.

Acara ini menjadi puncak dari rangkaian program pendampingan dan pelatihan bagi lebih dari seribu pelaku UMKM perempuan di Jawa Tengah.

Ini merupakan kolaborasi PT HM Sampoerna Tbk bersama Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Pemerintah Provinsi Jateng dan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula (Impala).

BACA JUGA: 20 Perempuan Pelaku UMKM Raih Awarding Night Women Ecosystem Catalyst 2024

Menjaring 1.000 UMKM Perempuan Jateng

Program WEC Season 2 berhasil menjaring lebih dari 1.000 peserta perempuan wirausaha. Melalui pelatihan intensif, pendampingan, dan peluang jejaring.

Ini adalah program untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi pengusaha UMKM perempuan. Seperti keterbatasan akses pasar, penggunaan teknologi, pendanaan, dan pengembangan kapasitas usaha.

Inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong partisipasi aktif perempuan mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Malam puncak awarding night WEC 2025 di Semarang, menjadi ajang apresiasi bagi 20 peserta terbaik yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.

Enam UMKM unggulan menerima penghargaan langsung dari Bobby Gafur Umar selaku Sekretaris Jenderal GSN. Ia mewakili Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI sekaligus Ketua Umum GSN, Rosan Roeslani.

Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Romulus Sutanto, menekankan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional.

Ia berharap pelatihan dalam program WEC Season 2 dapat mengakselerasi kesiapan para peserta untuk menjadi penggerak ekonomi yang tangguh dan berdaya saing.

“Sampoerna berupaya untuk selalu berperan aktif untuk turut mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi nasional yang salah satunya melalui pemberdayaan UMKM,” kata Romulus.

Menurutnya, program ini untuk pengusaha UMKM perempuan karena mereka memiliki peran penting dan strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Sebagai perusahaan yang juga berawal dari UMKM. Kami bangga dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem usaha yang inklusif, berdaya saing. Dan sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun ekonomi nasional yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Romulus.

Perkuat Ekonomi Rakyat

Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI sekaligus Ketua Umum GSN mengatakan bahwa program Women Ecosystem Catalyst (WEC) Season 2 sejalan dengan misi GSN dalam memperjuangkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan.

“Di tengah tantangan global, partisipasi perempuan di sektor usaha, khususnya UMKM adalah kekuatan nyata yang harus kita dukung, ” Jelasnya.

Saat ini, kata dia, perempuan mengelola lebih dari 64 persen UMKM di Indonesia yang menyumbang 61 persen terhadap PDB.

“Mereka adalah perempuan-perempuan hebat penggerak ekonomi bangsa. Program ini terbukti berdampak pada lebih dari 2.000 pengusaha perempuan melalui pelatihan, mentoring, dan networking ini sejak tahun lalu,” ujar Rosan.

Rosan turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program Women Ecosystem Catalyst (WEC) Season 2.

“Kami mengapresiasi PT HM Sampoerna Tbk., Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas inisiatif penyelenggaraan program Women Ecosystem Catalyst (WEC) Season 2. Yang tahun ini turut melibatkan Gerakan Solidaritas Nasional yang dibentuk atas inisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam mendorong perekonomian yang inklusif, terutama untuk perempuan pelaku usaha,” tutup Rosan.

Ketangguhan UMKM Kunci Ekonomi Kuat

Sekretaris Jenderal GSN, Bobby Gafur Umar mengatakan posisi strategis UMKM dalam mencapai target perekonomian nasional Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketangguhan dan keberlanjutan UMKM menjadi kunci dari ekonomi Indonesia yang kuat.

“UMKM merupakan motor perekonomian kita. UMKM menyerap 97 persen tenaga kerja kita. Jadi kalau UMKM kita bergerak ekonominya, ekonomi nasional kita juga akan bergerak. Presiden Prabowo mencanangkan pertumbuhan ekonomi nasional naik menjadi 8 persen dalam lima tahun ke depan. Hal ini salah satunya bisa dicapai dengan bantuan UMKM perempuan,” ujar Bobby.

Bobby mengapresiasi dampak yang diberikan program World Ecosystem Catalyst Season 2 bagi UMKM di Jawa Tengah.

Ia turut menyatakan kesiapan GSN untuk terus berkolaborasi dengan Sampoerna untuk memberikan dampak perekonomian yang lebih luas kepada masyarakat.

“Program Woman Ecosystem Catalyst di Jawa Tengah ini bisa menjadi contoh di kota-kota lain. Di mana para UMKM perempuan menjadi suatu kontributor ekonomi besar yang tidak kita sangka-sangka. Dengan adanya kegiatan ini, kami berterima kasih kepada Sampoerna. GSN siap berkolaborasi lebih lanjut agar program seperti ini bisa teramplifikasi secara nasional,” tutupnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengapresiasi upaya nyata Sampoerna dalam mendukung pengembangan UMKM di wilayahnya.

Ia berharap pelatihan yang telah diberikan dapat terus bergulir dan memberikan dampak yang lebih luas bagi pelaku usaha, masyarakat, dan perekonomian daerah.

“Saya ucapkan selamat kepada para peserta pelatihan dan pemenang penghargaan. Mudah-mudahan para UMKM perempuan peserta WEC bisa benar-benar menjadi katalisator bisnis di Jawa Tengah. Dengan demikian, butuh kolaborasi dengan semua pihak. Sehingga bisa berjalan seimbang dan tumbuh bersama, ujungnya kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah meningkat,” ujar Sumarno. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp