Politik

Bakal Hadapi Gugatan Sengketa PHPU Pileg di 16 Daerah Jawa Tengah, Begini Tanggapan KPU

×

Bakal Hadapi Gugatan Sengketa PHPU Pileg di 16 Daerah Jawa Tengah, Begini Tanggapan KPU

Sebarkan artikel ini
Minimal Dukungan | Sengketa PHPU
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, saat ditemui di kantornya, Selasa, 23 April 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah siap menghadapi sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk pemilu legislatif (Pileg) di Mahkamah Konstitusi yang tersebar di 16 daerah di provinsi ini.

“Di Jawa Tengah terdapat 16 locus yang disengketakan,” ujar Ketua KPU Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, di Semarang, Selasa, 30 April 2024.

Menurutnya, dari 16 daerah tersebut terbagi atas sengketa Pemilu calon DPRD kabupaten/ kota, provinsi, serta DPR RI.

BACA JUGA: Terima Karangan Bunga Para Caleg PDIP Wilayah Jateng yang Terancam Gagal Lantik, Ini Kata KPU

“Ada yang daerah yang hanya sengketa Pileg kabupaten/ kota atau DPR RI, tapi ada ada daerah yang dua-duanya,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Handi, ada pula daerah yang sama sekali tidak ada gugatan sengketanya.

Menurutnya, KPU Jawa Tengah menunggu arahan KPU RI berkaitan dengan penetapan legislator terpilih, khususnya untuk daerah pemilihan yang tidak ada sengketanya.

BACA JUGA: Respons Keluhan Syarat Dukungan, KPU Jateng: Maju Pilgub Independen Wajib Kumpulkan 1,8 Juta KTP

Sidang sengketa gugatan PHPU sendiri, lanjut Handi, terjadwalkan rampung dalam 45 hari, terhitung sejak 20 April 2024.

Penetapan hasil pemilu legislatif, lanjutnya, akan berlangsung dalam rapat pleno terbuka di mana pesertanya yakni Bawaslu serta pengurus partai politik sebagai peserta Pemilu.

“Nantinya akan ditentukan perolehan kursinya, baru ditetapkan calon terpilih berdasarkan suara terbanyak,” tuturnya.

BACA JUGA: KPU Jateng Ungkap Segini Gaji PPK, PPS, dan KPPS di Pilkada 2024, Tiap Daerah Besarannya Sama

Ia menegaskan bahwa KPU berhati-hati dalam penetapan kursi dan legislator terpilih nantinya.

“KPU berhati-hati sekali. Kalau tidak tepat dalam menyampaikan penjelasan, bisa memunculkan spekulasi,” tandasnya. (ant)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp