SEMARANG, beritajateng.tv – Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di jalur konvensional utama Semarang-Solo di Kantor PLN Ungaran, Selasa (6/6/2023) pagi.
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum itu terletak di Jalan Gatot Subroto Ungaran. Peresmiannya bermula pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Semarang H Ngesti Nugraha.
Turut menyaksikan peremian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum, Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra, Senior Manager Distribusi PT PLN Jateng-DIY Mulyo Eko HW, dan pejabat lainnya.
Lebih lanjut, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha mengatakan, Pemkab Semarang siap mendukung program percepatan penggunaan kendaraan listrik nasional sesuai Peraturan Presiden RI Nomor 55 Tahun 2019.
“Seandainya diperlukan pengembangan atau tambahan, Pemkab Semarang siap membantu dengan menyediakan tempat strategis. Seperti di kompleks Mall Pelayanan Publik di Lopait Tuntang atau di tempat wisata milik Pemkab,” kata Bupati Semarang saat awak beritajateng.tv temui.
BACA JUGA: Video Balaikota Semarang Kini Punya Tempat Pengisian Daya Kendaraan Listrik
Selain itu, Bupati Semarang juga akan siap memfasilitasi jika PT PLN menghendaki penggunaan tanah atau lokasi milik swasta.
Senior Manager Distribusi PT PLN Jateng-DIY Mulyo Eko HW mengatakan, pendirian SPKLU di sepanjang jalan utama menjawab keraguan para calon pengguna kendaraan listrik akan kehabisan daya saat di perjalanan.
“Idealnya, pengisian daya mobil listrik itu ya di rumah. Lebih murah. SPKLU ini menjawab keraguan para pengguna kendaraan listrik. Bahwa Kamipun menyediakan (data) di jalan,” ujar Mulyo.
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di komplek Kantor Pelayanan PLN Ungaran ini merupakan yang ke-30 yang beroperasi di Jateng-DIY. Selain itu, PT PLN Jateng juga menyediakan SPKLU mobile pertama di tanah air.
“SPKLU ini terletak di komplek Kantor Pelayanan PLN Ungaran dan ini ke-30 yang beroperasi di Jateng-DIY. Dan juga PT PLN Jateng akan juga menyediakan SPKLU mobile pertama di tanah air,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





