Kesehatan

Banjir dan Genangan Air Picu Lonjakan Penyakit Anak, IDAI Ingatkan Risiko Leptospirosis hingga Dengue

×

Banjir dan Genangan Air Picu Lonjakan Penyakit Anak, IDAI Ingatkan Risiko Leptospirosis hingga Dengue

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gambar genangan air pasca turun hujan
Ilustrasi gambar genangan air pasca turun hujan (sumber:freepik.com)

Di sisi lain, IDAI menegaskan bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya dengan menghindari banjir dan genangan. Imunisasi tetap menjadi benteng utama mencegah penyakit infeksi di musim hujan.

“Indonesia sudah memiliki jadwal imunisasi yang sangat lengkap. Tantangan terbesar kita adalah cakupan imunisasi yang masih rendah, bukan ketersediaan vaksin,” ujar Prof. Anggraini.

Sejumlah penyakit yang meningkat di musim hujan, seperti campak, rubella, influenza, hepatitis A, cacar air, hingga Japanese encephalitis, sebenarnya dapat tercegah melalui imunisasi. Rendahnya cakupan imunisasi membuat wabah mudah terjadi dan berulang setiap tahun.

IDAI menegaskan tidak ada kata terlambat untuk melengkapi imunisasi anak. Imunisasi kejar dapat berlangsung tanpa meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya.

BACA JUGA: Puncak Musim Hujan dan Awal Masuk Sekolah, IDAI Ingatkan Risiko Influenza, Diare, DBD pada Anak

Selain imunisasi, IDAI mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kemudian juga memastikan makanan dan minuman higienis, mencuci tangan secara rutin, menjaga ventilasi rumah, serta menghindari kerumunan saat anak sakit.

“Musim hujan membuat mikroorganisme berkembang lebih cepat. Karena itu, pencegahan harus secara menyeluruh, mulai dari lingkungan, perilaku, hingga imunisasi,” pungkas Prof. Anggraini. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp