Jateng

Begal Mengintai Dini Hari, Perempuan Sukoharjo Nyaris Kehilangan Nyawa

×

Begal Mengintai Dini Hari, Perempuan Sukoharjo Nyaris Kehilangan Nyawa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi begal. (ant)
Ilustrasi begal. (ant)

SUKOHARJO, beritajateng.tv – Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga wilayah pedesaan Sukoharjo. Seorang perempuan nyaris menjadi korban perampokan disertai pembegalan pada jam rawan. Peristiwa tersebut terjadi pada Jembatan Kulon Dukuh Ploso, Jumat dini hari.

Korban bernama Sriyani, warga Dukuh Jarak, Desa Tanjung. Setiap hari, ia bekerja sebagai pedagang jajanan pasar pada Pasar Tawangsari. Aktivitas belanja rutin sering ia lakukan pada waktu sangat pagi.

Sekitar pukul 02.30 WIB, Sriyani mengendarai sepeda motor Honda Supra. Ia melaju dari arah Lengking menuju wilayah barat. Perjalanan berlangsung normal hingga kendaraan mencapai area jembatan.

Saat memasuki jembatan, tiga pria langsung menghadang laju sepeda motor. Ketiganya diduga kuat beraksi sebagai pelaku kejahatan jalanan. Mereka berusaha menghentikan korban secara paksa.

Sriyani mengaku para pelaku memerintahkan dirinya turun. Mereka juga mencoba menarik bronjong berisi tas, karung, dan mantol. “Saya panik dan takut sekali melihat mereka mendekat,” ujar Sriyani.

BACA JUGA: Bikin Geger Sejak Prank Begal, TikToker Galih Loss Kini Jadi Tersangka Gara-gara Konten Hewan Mengaji

Korban memilih memacu sepeda motor menuju Dukuh Bokuning. Ia berharap menemukan rumah warga untuk berlindung. Upaya penyelamatan diri tersebut justru berujung kecelakaan.

Saat melintas depan rumah warga bernama Sukino, salah satu pelaku menendang korban. Tendangan tersebut membuat motor oleng dan keluar badan jalan. “Saya terjatuh dan hampir pingsan,” kata Sriyani.

Pelaku tidak berhenti melakukan teror. Mereka mengejar korban sambil menodongkan senjata tajam. Korban melihat parang atau sabit teracung dekat tubuhnya. Salah satu pelaku bahkan menarik kerudung korban.

Dalam kondisi ketakutan, Sriyani berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut terdengar oleh Sukino. Ia langsung keluar rumah dan membantu korban.

Waspada Kejahatan Jalanan

Perangkat desa kemudian menghubungi Polsek Bulu. Aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut. Petugas langsung mengumpulkan keterangan saksi.

Kapolsek Bulu AKP Wahyudiyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Anggota saat ini melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku,” tegas Wahyudiyanto. Ia menyebut pelaku berjumlah tiga orang pria.

BACA JUGA: Bikin Geger Sejak Prank Begal, TikToker Galih Loss Kini Jadi Tersangka Gara-gara Konten Hewan Mengaji

Ciri-ciri pelaku sudah terkumpul dari keterangan korban. Aparat terus menyisir wilayah rawan. Polisi juga meningkatkan patroli pada jam malam hingga dini hari.

Wahyudiyanto mengimbau warga lebih waspada. Ia meminta masyarakat menghindari jalan sepi saat jam rawan. “Kejahatan jalanan sering menyasar warga yang beraktivitas pagi,” katanya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp