Kartini ibunda Pegi juga menambahkan bahwa ia rela mati syahid lantaran tidak punya apa-apa untuk melakukan pembelaan dalam tuduhan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keluarganya merupakan orang tidak punya bukan dari kalangan berada.
“Sampai saya peluk anak saya, sampai nangis saya, jangan ngomong gitu cung, Allah Maha Tahu, Allah Maha Besar, Allah Maha Mendengar apa yang kamu tidak pernah lakukan,” Tambahnya.
Pada saat Pegi tengah mengobrol dengan ibunya, sang ibu memeluknya anaknya dengan begitu erat. Ia memberikan kekuatan kepada Pegi supaya bisa sabar menghadapi tuduhan sebagaimana yang Pegi akui bahwa ia bukanlah pelaku dari kasus tersebut. (*)





