Sementara itu, Kepala SDN Tugurejo 01, Nur Rakhmat, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai program Sekolah Transisi memberi dampak positif bagi calon siswa baru karena membantu mengurangi rasa takut dan canggung saat pertama kali masuk SD.
“Anak-anak jadi lebih familiar dengan lingkungan sekolah dasar. Ketika nanti resmi menjadi siswa SD, mereka sudah punya gambaran dan tidak merasa asing,” ujarnya.
BACA JUGA: SPPG Ledok Salatiga Tetap Salurkan MBG ke Dua Sekolah Saat Libur Nataru, Ini Menunya
Menurut Nur Rakhmat, manfaat Sekolah Transisi juga guru dan orang tua rasakan. Guru dapat mengamati kesiapan anak sejak dini, sementara orang tua memperoleh gambaran perkembangan dan kesiapan putra-putrinya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Melalui program Sekolah Transisi ini, sinergi antara jenjang TK dan SD harapannya semakin kuat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pendidikan yang berkelanjutan, ramah anak, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal sejak usia dini. (*)
Editor: Farah Nazila





