Aktif di organisasi sejak muda, ia pernah menjabat Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, Ketua Keluarga Besar Marhaenis, hingga Ketua DPP Gerindra Bidang Pemberdayaan Organisasi.
Meski terpilih sebagai bupati dengan slogan “Wong Asli Pati Wae Go”, kebijakannya soal PBB langsung mengundang kritik.
Dalam video yang sempat viral, ucapannya memicu kemarahan warga. Ia akhirnya meminta maaf terbuka dan berkomitmen menerima masukan demi kondusivitas daerah. (*)





