“Ini korban sebenarnya dalam rangka persiapan untuk melaksanakan latihan integrasi yang ada di Magelang. Jadi mereka baru ԁibuka pendidikan minggu ini di Akpol. Kemudian setelah ini mereka akan bergabung dengan teman-temannya Taruna TNI yang ada di Magelang. Yang bersangkutan pengiriman Polda Papua Barat,” jelasnya.
Yuliyanto menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab korban ԁitemukan dalam kondisi terluka di area luar ruangan lingkungan Akpol. Ia mengungkap, polisi masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis.
“Belum ada, jadi kita belum tahu yang bersangkutan kenapa bisa ԁitemukan dalam kondisi seperti itu,” katanya.
BACA JUGA: Terungkap! Wanita Pembuat Lomba Komentar Rasis Viral Ternyata Anak Perwira Menengah Polda Jateng dan Akpol
Saat ԁitanya apakah korban meninggal karena terjatuh, Yuliyanto mengatakan pihaknya belum bisa menarik kesimpulan. Ia menambahkan, penyebab pasti kematian korban juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis.
“Kami belum bisa menyimpulkan apakah seperti itu atau seperti apa, itu kan perlu pemeriksaan secara mendalam oleh medis. Sementara saya belum mendapatkan keterangan dari dokter yang menangani,” ujarnya.
Lebih jauh, Yuliyanto mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan keluarga korban. Berdasarkan informasi yang kepolisian terima, keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah.
“Kami sampaikan bahwa kami juga sudah mendapatkan informasi dari keluarga korban bahwa keluarga korban menerima hal ini sebagai musibah yang tentu saja ini mudah-mudahan tidak merepotkan siapa pun. Peristiwa ini tidak merepotkan keluarga, tidak merepotkan siapa pun atas terjadinya peristiwa ini,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





