“Menjemput ya, menjemput dan menerima dengan baik. Jadi seluruh menteri atau pemerintahan pusat, dalam hal ini apakah kementerian atau lembaga. Kami ketika ada kesempatan untuk menjemput, kami lakukan penjemputan itu. Kami itu suatu keharusan bagi kita sebagai pejabat di daerah. Tentunya memberi penjemputan itu lumrah, hal yang biasa itu,” jelas Nana.
Ia juga menyebut bahwa tidak ada maksud lain dari penjemputan tersebut.
“Dan tidak hanya kepada pak Menteri Pertahanan, kami juga menjemput hampir semua menteri yang datang ke wilayah kami, tidak ada kepentingan apa-apa bagi kami,” imbuhnya.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Polisi Tangkap Ketum PAN Zulkifli Hasan Pada 22 Desember 2023 Karena Penistaan Agama
Selain itu, ia menyebut bahwa setelah penjemputan untuk Prabowo itu Nana lakukan, mereka tidak melanjutkan dengan kegiatan lain.
“Kemarin kejadiannya di Bandara Lanumad, itu acaranya hanya penjemputan dan setelah penjemputan itu beliau melakukan kegiatan. Kami pun melakukan kegiatan yang lain, kami tidak pernah melakukan kegiatan apalagi terkait masalah pemilu, itu tidak kami lakukan,” tegasnya.
Kesimpulannya, video yang beredar di sosial media tentang Nana Sudjana muncul dalam barisan TKN Prabowo-Gibran adalah tidak benar.
Faktanya, keberadaan dari PJ Gubernur Jateng, Nana Sudjana, dalam menyambut Prabowo di bandara bersama anggota TKN Prabowo-Gibran, semata-mata hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap kehadiran menteri ke wilayah pemerintahannya.
Referensi
https://www.google.com/amp/s/www.detik.com/jateng/berita/d-7102636/ramai-foto-pj-gubernur-jateng-jemput-prabowo-begini-penjelasan-nana/amp
https://cekfakta.com/focus/14892 (*)





