“Petugas benar-benar sudah punya pengalaman serupa dari tempat lain, karena memang harus punya sertifikasi sendiri. Sembari bertahap, di 2026, kami targetkan pengelola bisa betul-betul profesional dalam mengelola objek wisata yang berisiko tinggi. Sesuai aturan Kementerian Pariwisata,” imbuhnya.
Bahkan, lanjut Wing, pihaknya mewajibkan pengunjung yang ingin menaiki jembatan kaca Tinjomoyo harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri).

“Nanti insyaallah setiap kelompok 50 harus pakai APD semua. Untuk menjaga, walaupun banyak komplain, ‘pak jelek dong kita selfie-nya pakai itu’, tapi kami lebih mementingkan keselamatan dan keamanan dari wisatawan,” sebutnya.
Cara Pesan Paket Wisata Tinjomoyo
Untuk pemesanan paket wisata Tinjomoyo, Wing menyebut, bisa melalui agen perjalanan, biro agar lebih ter-organization.
“Jika mau pesan, di sini ada loket langsung atau bisa melalui aplikasi Konco Dolan. Insya Allah dalam waktu dekat bisa terakomodasi di aplikasi Konco Dolan,” sebut dia.
Dengan hadirnya sejumlah paket wisata di Tinjomoyo Semarang, Wing menargetkan wisatawan yang berkunjung ke kota Semarang bisa semakin meningkat.
“Dengan kehadiran destinasi wisata baru reaktivasi wisata Tinjomoyo ini kami berharap kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun Wisman ke Kota Semarang semakin tinggi. Kami menargetkan tahun ini 7,8 juta. Tetapi jika lihat trennya insyaallah optimis lebih dari itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Tinjomoyo, Amelia Kusumaningtyas mengatakan, jembatan kaca Tinjomoyo sudah bisa diakses wisatawan mulai Sabtu dan Minggu.
“Jembatan kaca ini masih soft launching, K3 masih diurus, belum selesai. InsyaAllah tahun depan baru opening secara menyeluruh,” papar dia.
Untuk masuk ke area tersebut dan menikmati wisata jembatan kaca Tinjomoyo, pengunjung cukup membayar Rp 16.500 (Rp6.500 untuk HTM dan Rp10.000 untuk naik jembatan kaca).
“Nantinya akan ada paket wisatanya. Ada odong-odong, paintball, jeep, jadi kalau paketan lebih murah. Setiap akhir pekan buka dari jam 08.00 sampai 16.00,” kata Amelia.





