Adapun Febriani yang baru menempati Rusunawa Kudu, mengaku tak pernah kesulitan saat tinggal di Rusunawa.
Fasilitas seperti air bersih hingga listrik dan kebersihan juga bisa diakses Ferbiani secara mudah.
Bahkan perempuan 34 tahun yang sebelumnya tinggal di kawasan Kota Lama Semarang itu tak pernah merasa kesepian, karena warga yang tinggal di Rusunawa selalu bercengkrama.
“Air bersih juga tak pernah macet, yang membedakan tinggal di pemukiman dan Rusunawa adalah selalu bertemu dengan warga lainnya. Karena hanya disekat dinding, jadi setiap hari selalu bertemu saat beraktivitas,” tambahnya. (Ak/El)





