Ia bahkan menjadi “anak emas” Trump, mendukung klaim tidak berdasar terkait kecurangan pemilu saat Trump kalah dalam Pilpres 2020, serta menggunakan pengaruhnya untuk menyerang kaum migran maupun komunitas transgender.
BACA JUGA: Agustina Wilujeng Benarkan Dirinya Ikut Penjaringan Ketua PDIP Jateng: Usulan Terbanyak Mbak Pinka
Dalam berbagai pidatonya di kampus-kampus Amerika, Kirk kerap menantang mahasiswa untuk berdebat dengannya dalam sesi tanya jawab cepat.
Pertukaran argumen ini sering menjadi viral, terutama saat berhadapan dengan kelompok progresif yang berseberangan dengan pandangannya.
Insiden di Utah yang merenggut nyawanya juga berkaitan dengan kegiatan tersebut. (*)





