BLORA, beritajateng.tv – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang Presiden Prabowo Subianto canangkan tak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa. Di Desa Bradag, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, program ini juga menggerakkan ekonomi warga.
Warga setempat, khususnya ibu rumah tangga di daerah Blora itu, kini mulai memiliki penghasilan sendiri dari MBG. Sebelumnya, mereka hanya mengandalkan pemasukan dari suami. Namun dengan adanya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, mereka terlibat langsung dalam aktivitas produksi makanan.
Tak hanya itu, kalangan pemuda juga ikut merasakan manfaatnya. Mereka kini terlibat sebagai relawan dapur hingga kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
BACA JUGA: Ahmad Luthfi Dampingi Prabowo Kunjungi Sekolah di Cilacap, Para Siswa Respons Positif MBG
Kepala Desa Bradag, Luluk Nasruatin, mengatakan program MBG membawa perubahan signifikan bagi warganya. Pemuda yang sebelumnya bergantung pada orang tua kini mulai mandiri secara ekonomi.
“Dampaknya sangat terasa. Pemuda sekarang sudah bisa punya penghasilan sendiri, bahkan ada yang memilih tidak merantau karena di desa sudah ada pekerjaan,” ujarnya.
Salah satu warga, Pipin Kasmawati, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Sebelumnya ia hanya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak menentu.
“Sekarang alhamdulillah bisa punya penghasilan tambahan. Sangat membantu ekonomi keluarga,” katanya.
BACA JUGA: Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran
Warga berharap program MBG bisa terus berlanjut agar manfaat ekonominya semakin luas dirasakan masyarakat desa. (*)
Editor: Farah Nazila





