Kesehatan

Dari Daycare hingga Layanan Remaja, RSWN Semarang Hadirkan Inovasi di Usia 35 Tahun

×

Dari Daycare hingga Layanan Remaja, RSWN Semarang Hadirkan Inovasi di Usia 35 Tahun

Sebarkan artikel ini
Dari Daycare hingga Layanan Remaja, RSWN Semarang Hadirkan Inovasi di Usia 35 Tahun
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri HUT RSWN ke -35 tahun. (Ellya/beritajateng.tv)

“Day care ini sangat membantu. Pegawai yang punya anak kecil bisa menitipkan anaknya. Pasien yang harus periksa dan membawa anak juga terbantu. Ini luar biasa,” ucapnya.

Tak hanya untuk balita, RSWN juga menghadirkan layanan pendampingan bagi ibu hamil dan remaja. Menurut Agustina, perhatian terhadap kesehatan mental remaja menjadi kebutuhan mendesak saat ini.

“Saya sampaikan tadi, layanan untuk remaja ini bisa menjadi tempat bersandar dan curhat yang aman dan rahasia. Tidak banyak rumah sakit yang membuka layanan selengkap ini. Mulai dari anak-anak, ibu hamil, sampai remaja, dan biayanya sangat terjangkau,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSD KRMT Wongsonegoro, M. Abdul Hakam, menyampaikan bahwa ulang tahun ke-35 menjadi momentum kebangkitan semangat seluruh pegawai rumah sakit.

“Alhamdulillah, hari ini RSWN berusia 35 tahun. Ini momen yang dirayakan bersama seluruh keluarga besar rumah sakit, dari dokter spesialis sampai cleaning service. Semua kami dorong untuk meningkatkan capaian kinerja di 2025 dan bersiap menuju 2026,” ujar Hakam.

Kehadiran Wali Kota, Wakil Wali Kota, jajaran sekda, dan asisten daerah menurutnya memberi suntikan motivasi tersendiri bagi seluruh pegawai.

“Ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus berkreasi dan meningkatkan layanan,” katanya.

Dalam peringatan ulang tahun tersebut, RSWN juga menggelar aksi berbagi. Para pegawai rumah sakit berinisiatif membantu kelompok rentan dengan membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Minimal satu pegawai membantu satu orang dari kelompok rentan. Ini bentuk kepedulian kami,” ujar Hakam.

Program Keluarga Cemara

Ia menjelaskan, program keluarga cemara mencakup tiga kelompok sasaran, yakni balita, ibu hamil, dan remaja. Program ini tidak hanya digelar saat ulang tahun, tetapi akan berjalan rutin.

“Day care itu harian, sementara keluarga cemara atau we care dilaksanakan setiap Sabtu. Untuk keluarga cemara, semua layanan gratis,” jelasnya.

Program tersebut menyasar warga di wilayah Kecamatan Tembalang dengan tujuan menekan angka stunting serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak.