Jateng

Debit Bendungan Kalidoh Menyusut, PDAM Semarang Berlakukan Sistem Air Bergilir

×

Debit Bendungan Kalidoh Menyusut, PDAM Semarang Berlakukan Sistem Air Bergilir

Sebarkan artikel ini
Petugas melakukan pengecekan debit baku saat skema air bergilir PDAM Semarang mulai diterapkan di sejumlah wilayah pemukiman pelanggan.
Ilustrasi jadwal air bergilir PDAM Tirta Moedal Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

Kondisi pasokan dari sumber lain tidak terganggu, karena kendala murni berasal dari aliran selatan. “Kalau ini memang efeknya bukan dari IPA Klambu Kudu,” tambah Mayang.

Penggunaan air tanah kini dikurangi secara bertahap, supaya dampak penurunan muka tanah tidak semakin parah. Langkah ini sangat penting bagi kelestarian kota, sebab kondisi lingkungan sekitar tergolong kritis.

“Air tanah harus ditinggalkan,” Imbuhnya.

Pemanfaatan air permukaan menjadi solusi utama perusahaan, namun efisiensi penggunaan harus tetap dijaga.

Masyarakat harapannya dapat memaklumi penyesuaian jadwal ini, sehingga krisis pasokan dapat dilalui bersama. Petugas tangki air disiagakan untuk keadaan darurat, jika daerah tertentu mengalami kekeringan total.

Tips Menghadapi Penyesuaian Jadwal Distribusi Air Bersih

Tampunglah air bersih saat aliran sedang menyala, supaya kebutuhan harian keluarga tetap aman terpenuhi. Gunakan wadah bertutup rapi di dalam rumah, karena kebersihan air harus selalu terjaga

Gunakan air secara bijak untuk keperluan penting, sehingga persediaan cadangan di rumah tidak cepat habis. Periksa seluruh keran air di area dapur, agar kebocoran halus dapat dicegah sejak dini.

Matikan keran saat tidak digunakan secara langsung, sebab pemborosan air bisa merugikan pelanggan lain. Pantau terus informasi resmi melalui media sosial, namun warga diminta tidak mudah percaya hoaks.

Laporkan gangguan distribusi kepada pihak layanan pelanggan, supaya penanganan teknis di lapangan bisa cepat. Saling berbagi pasokan dengan tetangga sekitar rumah, asalkan kebutuhan utama keluarga sudah tercukupi.

Kerja sama warga sangat dibutuhkan selama masa kemarau, agar krisis air dapat diatasi bersama. Semoga pasokan air baku segera kembali normal, sehingga pengaliran lancar bisa dinikmati kembali. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp