“Saya berharap inovasi yang sudah ada, juga harus disertai pengawasan. Apakah itu sudah maksimal, sudah baik, bisa diterapkan atau tidak, kalau memang belum bisa dikembangkan atau diterapkan pada ASN atau di lembaganya.
Maka kita juga harus mengawasi apa yang mereka sudah lakukan, sudah dedikasikan untuk OPD atau sudah ada di lembaganya masing-masing,” harap Taj Yasin.
BPSDMD Award 2022 ini diserahkan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD) Purworejo, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPD) Cilacap, BKPP Kota Semarang, BKPP Kabupaten Tegal, serta (Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan.
Selain lima terbaik, terdapat tiga kategori lain. Yaitu kategori menuju kolaboratif diraih BKPSDM Kota Surakarta, BKPSDM Kabupaten Banyumas untuk kategori menuju inovatif, serta kategori menuju kontributif diraih BKPP Kabupaten Demak. (Ak/El)





