Suharsono mengatakan harus ada evaluasi dan pembenahan, termasuk meniru Pemkot Surabaya yang melibatkan berbagai sektor, seperti TNI-Polri, dan pemangku wilayah setempat. Pada tahun 2019 lalu misalnya, pendapatan dari parkir tepi jalan Pemkot Surabaya mencapai Rp 36 miliar.
“Bisa meniru Surabaya, dengan menggandeng berbagai pihak. Apalagi jika dimaksimalkan, tentu potensinya akan besar. Parkir elektronik pun bisa diperluas lagi, ditingkatkan lagi serta dilakukan evaluasi apa kekurangannya,” tandasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





