Peristiwa

Diduga Terpeleset saat Mancing, Bocah 7 Tahun Tenggelam di Embung Krobokan Boyolali

×

Diduga Terpeleset saat Mancing, Bocah 7 Tahun Tenggelam di Embung Krobokan Boyolali

Sebarkan artikel ini
Konten Kreator Demak Meninggal | Sungai Lak | Mahasiswa UIN Walisongo | Jembatan Jurug | balita mranggen | RSJD Solo | Ilustrasi orang hanyut atau tenggelam. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi orang hanyut atau tenggelam. (Foto: Pexels/Pixabay)

BOYOLALI, beritajateng.tv – Bocah berusia 7 tahun, Alfaris Ramadani tenggelam di embung Krobokan Juwangi Boyoali, Jawa Tengah pada Rabu,
25 September 2024 pukul 17.00 WIB.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah korban di kedalaman 3 meter dalam kondisi tidak bernyawa, Kamis 26 September 2024 pagi.

“Terdapat laporan korban AR tenggelam saat memancing di embung krobokan bersama seorang temannya. Informasinya terpeleset,” terang Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang.

Adapun tim SAR gabungan temukan bocah 7 tahun tersebut setelah mereka melakukan pencarian dengan menggunakan Aqua Eye.

BACA JUGA: Dugaan Terseret Arus Saat Main di Sungai, Bocah di Blora Tewas Tenggelam

Sebelumnya, Alfaris Ramadani tenggelam di Embung Krobokan, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Rabu, 25 September 2024 sore. Saat itu, korban tengah memancing bersama seorang temannya.

Namun nahas, korban justru terpeleset dan tenggelam. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke POS SAR Surakarta dan Tim SAR Gabungan pada pukul 21.00 WIB.

’’Korban AR dilaporkan tenggelam saat memancing di embung krobokan bersama seorang temannya, informasinya terpeleset,’’ terangnya.

Tim SAR kemudian menuju lokasi dan melakukan pencarian, namun sayangnya pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Hal ini karena minimnya penerangan dan keruhnya air embung.

BACA JUGA: Penemuan Bocah Tenggelam di Sungai Bringin Semarang, Meninggal Dunia

Pencarian berlanjut pada Kamis, 26 September 2024. Akhirnya, jasad korban berhasil tim SAR temukan.

’’Setelah berhasil evakuasi, jenazah kemudian langsung di bawa ke rumah duka,” kata Budiono. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp