Jateng

Diskominfo Kota Semarang Gagas Sistem Penyiraman Smart Farming, Hanya Butuh Modal Rp 500 Ribu

×

Diskominfo Kota Semarang Gagas Sistem Penyiraman Smart Farming, Hanya Butuh Modal Rp 500 Ribu

Sebarkan artikel ini
Diskominfo Kota Semarang Gagas Sistem Penyiraman Smart Farming, Hanya Butuh Modal Rp 500 Ribu
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meninjau sistem penyiraman otomatis smart farming yang digagas Diskominfo Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Kita akan launching dan uji coba saat penanaman bawang merah di kebun milik Dinas Pertanian,” ujarnya.

Diskominfo kata dia, juga mencoba menekan harga dari sisi komponen Smart Farming IoT, agar bisa lebih murah sehingga tidak memberatkan para petani. Adapun prototipe alat tersebut membutuhkan biaya Rp 500 ribu, dengan 10 titik penyiraman.

“Kita coba tekan lagi biaya pembuatannya agar lebih murah, alat ini kita setting untuk empat jenis yakni dari atas, springkel, dan yang langsung ke tanaman,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan jika inovasi ini bisa memudahkan untuk pengiriman di lahan pertanian. Sehingga bisa mewujudkannya ketahanan pangan.

“Karena lebih mudah ya, jadi tidak ada alasan tidak bisa menanam karena repot. Penyiraman bisa melalui smartphone,” katanya.

Mbak Ita sapaannya, menjelaskan inovasi ini bakal pihaknya kembangkan lebih lanjut. Bahkan ada BUMN yang memberikan CSR untuk 25 alat dan akan kita bagikan ke kelompok tani.

“Dengan inovasi ini, Pemkot Semarang bisa menjalankan arahan Presiden untuk bisa mewujudkan ketahanan pangan,” tambah dia. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp