“Memang tidak menukar ke manusia tapi dagingnya tidak layak konsumsi. Sebenarnya kalau dimasak dengan benar memang bisa tapi bentuk daging tidak mulus. Tapi kalau sapi sudah sembuh, daging boleh dikonsumsi,” jelasnya.
LSD atau cacar pada sapi ini, lanjut Hernowo, kan mudah menyerang hewan ternak yang memiliki imunitas rendah dan kebersihan kandang tidak terjaga dengan baik.
“Kasus LSD sudah mulai turun dari 426 ekor saat ini masih 367 yang terpapar ini juga karena vaksinasi kita berikan jadi tidak banyak lagi menular ke ternak lain,” tandasnya. (Ak/El)
Editor: Elly Amaliyah





