SEMARANG, beritajateng.tv – Pada momen Hari Sumpah Pemuda, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Penataan Ruang Kota Semarang menggandeng mahasiswa memamerkan desain bangunan gedung hijau (BGH).
Desain ini merupakan hasil sayembara lomba desan BGH untuk kantor Kelurahan Bulu Lor. Tujuh besar sayembara lomba ini hadir di hall Balaikota Semarang, Senin 28 Oktober 2024.
BACA JUGA: Pemkot Semarang Inisiasi Lomba Desain Bangunan Gedung Hijau
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, mahasiswa sebagai generasi muda harus memiliki pikiran yang visioner bagaimana generasi penerus bisa tetap menikmati bumi ini.
“Membuat gedung-gedung modern tapi kami kolaborasi bagaimana menjadi green building. Ini salah satu harus kita support,” papar Ita, sapaannya.
Dia mengungkapkan, adanya perubahan iklim ini harapannya adanya inovasi dari para generasi muda. Dalam menciptakan inovasi dan kreasi yang diperlukan untuk masa depan.
Untuk Pilot Project Kelurahan Bulu Lor
“Kita harus menjadi anak-anak visioner sehingga apapun yang akan kami lakukan untuk masa akan datang adalah menciptakan generasi emas Indonesia,” ucap Ita.
Kepala Dinas Tata Ruang Kota Semarang, M Irwansyah mengatakan, pameran ini menampilkan tujuh besar lomba desain bangunan hijau untuk kantor Kelurahan Bulu Lor. Pameran ini untuk menunjukan bahwa desain ini merupakan hasil karya pemuda dari kalangan mahasiswa di Indonesia.
“Mudah-mudahan kegiatan ini akan terus berlanjut. Dengan Senandung Hijau Semarang Hebat, mudah-mudahan kami terus bisa bergulir, konsisten, berkolaborasi dengan komponen masyarakat supaya ke depan mindset orang bangun dengan konsep bangunan hijau akan jadi kebiasaan,” jelasnya.
Tujuan dari konsep ini, sambung dia, untuk kelestarian alam, mengurangi efek rumah akca, emisi karbin, dan mengurangi masalah perubahan iklim serta pemanasan global.
Dia pun membutuhkan peran pemuda untuk mewujukan konsep bangunan gedung hijau.
“Mudah-mudahan dengan konsisten bergerak bersama kolaborasi dengan seluruh komponen, terutama oleh para pemuda akan terwujud bangunan gedung hijau,” tuturnya.
Selain memamerkan desan kantor Kelurahan Bulu Lor dengan konsep bangunan gedung hijau. Dinas Tata Ruang juga memamerkan desain bangunan rumah tinggal sederhana dalam konsep bangunan gedung hijau.
“Ini masih konsep sama maket, insyaallah tahun ini akan kami bangun satu rumah sederhana bangunan gedung hijau,” ucapnya.
Dengan pembangunan satu contoh bangunan gedung hijau, Irwansyah ingin masyarakat paham efisiensi yang bisa di nikmati. (*)
Editor: Elly Amaliyah





