Jateng

Djoni Kristijanto Resmi jadi Anggota DPRD Jateng Lewat PAW, Sumanto Minta Segera Adaptasi di Komisi E

×

Djoni Kristijanto Resmi jadi Anggota DPRD Jateng Lewat PAW, Sumanto Minta Segera Adaptasi di Komisi E

Sebarkan artikel ini
Djoni Kristijanto dprd jateng
Djoni Kristijanto dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Tengah melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) dalam rapat paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian, Kota Semarang, Jumat, 14 Agustus 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Djoni Kristijanto resmi dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Tengah melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW), Jumat, 14 Agustus 2026 sore.

Djoni menggantikan Sukardiyono, anggota DPRD Jawa Tengah dari Partai Gerindra yang meninggal dunia pada April 2026 lalu. Pelantikan terlaksana dalam rapat paripurna DPRD Jawa Tengah dengan agenda pengambilan sumpah/janji PAW anggota DPRD Jateng sekaligus perubahan alat kelengkapan dewan.

Diketahui, Djoni merupakan anggota Partai Gerindra dari daerah pemilihan (Dapil) 8 yang meliputi Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.

Usai pelantikan, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto mengatakan Djoni perlu segera beradaptasi dengan tugas barunya sebagai anggota dewan. Terutama setelah penempatannya di Komisi E.

Sumanto menuturkan, Komisi E memiliki ruang kerja yang berkaitan langsung dengan sejumlah sektor penting bagi masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

“Di Komisi E, mudah-mudahan nanti melakukan penyesuaian diri dulu. Kemudian bisa berdiskusi terobosan-terobosan baru di Komisi E untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita yang ada di Jawa Tengah,” ujar Sumanto usai menghadiri rapat paripurna.

BACA JUGA: Audiensi Petani Pakopen dan DPRD Kabupaten Semarang, Terungkap Indikasi Korupsi Pelaksanaan KKPE

Sumanto berharap keberadaan Djoni dapat membawa perspektif baru dalam pembahasan berbagai persoalan di Komisi E.

Ia juga berharap Djoni dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi barunya sehingga turut memperkuat kerja DPRD Jateng dalam mendorong kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Djoni: Pendidikan dan Kesehatan Harus jadi Investasi bagi Jawa Tengah

Sementara itu, Djoni mengatakan proses PAW yang membawanya ke DPRD Jawa Tengah bermula setelah Sukardiyono meninggal dunia. Berdasarkan hasil perolehan suara Pemilu Legislatif 2024, Djoni kemudian ditetapkan sebagai calon pengganti oleh KPU dan menjalani proses administrasi hingga akhirnya resmi dilantik.

“Pak Sukardiyono dulu 63 ribu, saya 53 ribu. Setelah itu kita proses di KPU, kita ternyatakan sebagai calon pengganti, kemudian secara administrasi kita urus. Proses PAW ini sampai pada hari ini,” ujar Djoni usai pelantikan.

Setelah dilantik, Djoni ditempatkan di Komisi E DPRD Jawa Tengah yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Penempatan tersebut menjadi perhatian khusus bagi Djoni. Ia ingin mendorong perubahan cara pandang terhadap sektor pendidikan dan kesehatan agar tidak hanya dipandang sebagai pos pengeluaran dalam anggaran pemerintah.

Menurutnya, kedua sektor tersebut justru merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan dan kesehatan harusnya terpikir itu adalah sebuah investasi. Bukan suatu pos pengeluaran tetapi adalah pos investasi,” katanya.

Djoni menilai investasi di bidang kesehatan tidak cukup hanya terlaksana melalui peningkatan pelayanan ketika masyarakat sudah sakit. Upaya preventif, perubahan perilaku, serta perbaikan lingkungan juga perlu menjadi bagian dari kebijakan kesehatan.

“Kalau soal kesehatan, kita ngomong tentang bagaimana memperbaiki perilaku, tentang lingkungan, tidak hanya berpikir tentang pelayanan kesehatan saja, tetapi juga bagaimana memengaruhi lingkungan dan kebiasaan-kebiasaan di kesehatan,” jelasnya.

Sementara di bidang pendidikan, Djoni mencontohkan program pemerintah seperti revitalisasi sekolah dan pemberian makanan bergizi bagi pelajar.

BACA JUGA: Paripurna DPRD Blora Jadi Momen Perpisahan Sekda Komang, Bupati Bahas DBH hingga Kekeringan

Dalam hematnya, program tersebut perlu ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem pendidikan. Lingkungan belajar yang baik dan kondisi kesehatan siswa yang terjaga harapannya dapat meningkatkan kualitas proses belajar.

“Harapan kita nanti mendapatkan murid-murid sekolah yang lebih sehat, belajarnya lebih bisa intens, dan mendapatkan pekerjaan yang bagus,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Djoni juga mengatakan bahwa ia akan membawa aspirasi sesuai amanat Gerindra selama menjalankan tugas di DPRD Jawa Tengah. Ia menegaskan tugas yang ia jalankan sebagai anggota dewan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan membawa mandat partai.

“Karena saya dari Fraksi Partai Gerindra, tentu kita akan berbicara tentang garis-garis perjuangan Partai Gerindra. Bukan sesuatu yang bersifat pribadi, kita mewakili partai,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp