SEMARANG, beritajateng.tv – Cegah anemia di kalangan pelajar putri, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo kampanyekan pola hidup sehat kepada siswi SMKN 1 Tengaran, Kabupaten Semarang.
Sebab, kebiasaan menerapkan pola hidup sehat akan dapat mencegah anemia sekaligus menjadi bagian penting guna mengurangi risiko gangguan kesehatan para siswi di masa datang.
Bagus mengungkapkan, pencegahan anemia di kalangan siswa perempuan menjadi sangat penting, karena anemia dapat mengganggu pertumbuhan serta perkembangan fisik dan mental siswa.
“Terlebih, remaja sedang mengalami masa pertumbuhan dan membutuhkan asupan makanan bergizi yang seimbang,” jelasnya, di SMKN 1 Tengaran, Rabu, 7 Mei 2025.
Anemia, lanjut Bagus, juga dapat menurunkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta meningkatkan risiko masalah kesehatan para remaja di masa yang akan datang.
“Adik-adik sekalian, kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa ini. Karena itu, saya ingin mengingatkan betapa pentingnya menjaga kesehatan sejak sekarang,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ketagihan Makan Seblak, Ribuan Remaja Putri Alami Anemia
Menurut legislator PDIP Jawa Tengah ini, hal sederhana, seperti membiasakan sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah menjadi faktor yang sangat penting bagi para siswi.
“Jangan dianggap sepele. Sarapan akan mencukupi kebutuhan energi untuk belajar. Membantu kalian lebih fokus di kelas dan juga akan mencegah kelelahan di tengah kegiatan belajar di sekolah,” tegasnya.
Hal yang tidak kalah penting, lanjut Bagus, membiasakan dengan pola hidup sehat. Kurangi makanan- makanan yang serba instan, perbanyak konsumsi buah dan sayuran.
Kemudian luangkan waktu untuk berolahraga dan nuga membiasakan pula tidur yang cukup dan teratur. Jangan tunggu sampai sakit baru sadar pentingnya kesehatan.
“Karena badan dan pikiran yang sehat (kesehatan jasmani dan rohani) merupakan kunci untuk bisa berprestasi,” lanjut bagus di hadapan para siswi.
Untuk itu, Bagus juga mengingatkan, di era disrupsi seperti sekarang ini para siswi juga harus lebih berhati-hati dengan penggunaan gadget.
“Teknologi memang membantu. Tapi kalau penggunaan dan pemanfaatannya terlalu berlebihan, justru bisa berbahaya dan bisa menghadirkan ‘bencana’ bagi penggunanya,” tegas Bagus.
BACA JUGA: Komitmen untuk Buruh, DPRD Kota Semarang Dorong Pendidikan, Kesehatan, dan Upah yang Layak
Karena kecanduan gadget bisa membuat susah tidur, kurang bersosialisasi dan bahkan juga bisa menurunkan prestasi belajar siswa. Maka penggunaan gadget yang bijak menjadi penting.
Bagus ingin para siswi menggunakan gadget dengan bijak, untuk belajar, menambah wawasan ilmu, atau hal- hal lain yang lebih bermanfaat dan bukan hanya sekedar untuk hiburan semata.
“Mari kita jaga kesehatan, rajin belajar, dan manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Masa depan kalian dimulai dari kebiasaan baik hari ini,” tandas Bagus. (*)
Editor: Farah Nazila





