HeadlineNews UpdatePolitik

DPRD Jateng Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu 2024

×

DPRD Jateng Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Para narasumber dialog "Aspirasi Jawa Tengah" dengan tema "Optimalisasi Peran Masyarakat di Bidang Politik" yang digelar di Studio TATV, Solo, belum lama ini. (Ricky Fitriyanto/beritajateng.tv)

SOLO, 11/2 (beritajateng.tv) – DPRD Jateng mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut menyukseskan Pemilu 2024. Ajakan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri dalam dialog “Aspirasi Jawa Tengah” dengan tema “Optimalisasi Peran Masyarakat di Bidang Politik” yang digelar di Studio TATV, Solo, belum lama ini.

Menurut Quatly, selama ini keterlibatan masyarakat pada perhelatan politik masih belum maksimal. Tingkat partisipasi pemilih sejak Pemilu 2014 hingga Pemilu 2019 kira-kira hanya 78 persen dari target yang ditetapkan  KPU untuk Pemilu 2014 sebesar 75 persen.

“Dari angka itu, kita tahu bahwa itu bukan hasil KPU sendiri, tapi ya semua elemen, termasuk para peserta pemilu. Saya juga berkontribusi terhadap kenaikan partisipasi politik di dalam pemilu, khususnya,” katanya dalam dialog yang dipandu Host Nurkholis dan Co Host Okfied Sosendar tersebut.

Dia berharap semua pihak bisa melakukan upaya peningkatan partisipasi pemilih. Pasalnya, hak politik sudah menjadi bagian bangsa dan negara yang tertuang dalam UUD 1945. “Untuk itu, hak politik perlu dijaga karena sudah menjadi kewajiban kita di dalam bangsa dan negara dan sudah kita laksanakan di dalam proses pemilu yang baik,” jelasnya.

Sementara itu, partai politik dapat menggelar berbagai kegiatan agar masyarakat lebih melek politik. Kegiatan yang digelar diharapkan mampu meningkatkan partisipasi politik masyarakat.

“Seperti dilakukan DPRD Jateng yang sering mengundang berbagai elemen untuk membuka pemahaman soal politik. Selama ini anggota DPRD Jateng terjun ke lapangan untuk bertemu masyarakat agar bisa ikut berpartisipasi secara poliik demi pembangunan daerah,” katanya.

Anggota KPU Jateng M Taufiqqurahman mengatakan, saat ini KPU sedang melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi pemilih, termasuk pemilih pemula.

“Kami juga berpesan agar masyarakat bisa menerima petugas KPU dalam proses coklit sehingga datanya lebih akurat,” ujar Taufiq.

Narasumber lain dalam dialog itu, Akademisi Politeknik Indonusa Surakarta, Markus Utomo Sukendar menjelaskan soal pemilih pemula. Menurut dia KPU masih perlu strategi khusus agar pemilih pemula ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi. Hal itu mengingat pemilih pemula memiliki suara potensial sekaligus untuk menghindari angka golput di kalangan muda.

“Masih dibutuhkan strategi khusus untuk mendekati pemilih pemula agar mereka bisa berpartisipasi dalam pemilu,” ujarnya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp