SEMARANG, beritajateng.tv – Kendal Tornado FC harus mengakui keunggulan tim tamu PS Barito Putera dengan skor tipis 1-2 pada lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 di Stadion Jatidiri Semarang.
Meski menelan kekalahan, Tornado FC masih bertahan di peringkat keenam klasemen sementara.
Sementara itu, kemenangan ini membawa Barito Putera naik ke puncak klasemen dengan koleksi poin sempurna.
Pada babak pertama, Barito Putera berhasil unggul lebih dulu lewat sundulan Renan Alves di menit ke-35. Memasuki babak kedua, tim tamu kembali menambah keunggulan melalui sepakan Ferdiyansah pada menit ke-78.
Pertandingan berlangsung dalam intensitas tinggi, terlebih cuaca hujan deras membuat kondisi lapangan licin. Wasit pun harus mengeluarkan beberapa kartu kuning, bahkan satu kartu merah untuk pemain Barito Putera di menit ke-60.
Menjelang akhir laga, Tornado FC memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi penalti Patrick Cruz pada menit ke-87. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-2 tetap bertahan untuk keunggulan Barito Putera.
Pelatih Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengaku menerima hasil kekalahan tersebut atas lawannya PS Barito Putera dengan lapang dada.
BACA JUGA: Barito Putera Kalahkan Tornado FC 2-1, Kembali ke Puncak Klasemen Liga 2
“Kalau kalah ya sudah, kami akui kalah. Renan Alves bermain bagus hari ini dan bisa mencetak gol, padahal sudah kami antisipasi sejak latihan. Tapi ini tanggung jawab saya sebagai pelatih. Sekarang kami fokus untuk laga berikutnya melawan Persela Lamongan,” ujar Stefan.
Ia juga mengakui keunggulan fisik pemain Barito Putera, terutama Renan Alves yang berposisi sebagai bek tengah namun mampu menjadi pembeda.
“Renan punya postur tinggi dan kuat dalam duel udara. Saat timnya buntu, dia bisa jadi tumpuan serangan. Kami sudah coba antisipasi, tapi kualitas individu seperti dia sulit dihentikan,” lanjutnya.
Terkait kondisi lapangan yang basah, Stefan menyebut hujan menjadi salah satu kendala bagi timnya.





