Gaya Hidup

Film Sleep Call Angkat Isu Pinjaman Online dan Latar Belakang Kesehatan Mental

×

Film Sleep Call Angkat Isu Pinjaman Online dan Latar Belakang Kesehatan Mental

Sebarkan artikel ini
Film Sleep Call
Laura Basuki, A Susanti Dewi Production dan Benidictus Siregar berfoto bersama usai promosi Film Sleep Call di XXI Java Mall Semarang, Minggu 10 September 2023. (Ellya/beritajateng.tv)

Dari pengalamannya bermain di film Sleep Call. Laura memberikan pesan pada perempuan dan orang-orang yang mengalami kesusahan finansial untuk tidak terlibat pinjol yang ilegal.

“Kalaupun terpaksa harus melakukan pinjaman, hal itu harus kita pikirkan masak-masak dan jangan sampai membawa pengaruh buruk. Sebab yang bisa menyelamatkan diri dari masalah ya diri sendiri. Jangan sampai hanya demi memenuhi gaya hidup atau tren sampai akhirnya jadi terjerat pinjol ilegal,” ujarnya.

“Kita banyak baca di berita, banyak orang yang terjerat pinjol. Bukan hanya dari kalangan yang tidak bekerja tapi yang punya profesi seperti guru juga terlibat pinjol yang cukup tinggi. Kalau ada problem, bicarakan saja dengan orang-orang yang kita percaya,” ungkapnya.

Sementara sang sutradara mengatakan sengaja mengangkat isu pinjol dalam film terbarunya tersebut. Sebab fenomena korban pinjol di Indonesia sudah jadi isu sosial yang ramai diperbincangkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, ada 3.903 aduan masyarakat terkait pinjol ilegal sejak 1 Januari hingga 29 Mei 2023.

“Banyaknya fenomena ibu-ibu rumah tangga yang terjerat pinjol ilegal karena kurangnya uang untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Dan kita membiarkan perempuan-perempuan ini hidup sendiri berjuang demi keluarganya. Banyak di kota-kota besar terjadi kasus ini. Karena dunia kita kan masih patriaki sekali,” katanya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp