HeadlineJatengNews Update

Fraksi PDIP Kritik Ganjar: Tangani Kemiskinan Lewat Program, Bukan Pencitraan

×

Fraksi PDIP Kritik Ganjar: Tangani Kemiskinan Lewat Program, Bukan Pencitraan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi A DPRD Jateng Saiful Hadi. (ricky fitriyanto/beritajateng.tv)

SEMARANG, 13/1 (beritajateng.tv) – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng Saiful Hadi menyampaikan kritikan pada Gubernur Ganjar Pranowo perihal penanganan kemiskinan di Jateng. Gaya penanganan kemiskinan yang cenderung perseorangan dan bukan mengedepankan program yang terkesan pencitraan semata.

Gaya tersebut dia nilai tak akan bisa mengentaskan kemiskinan di Jateng yang saat ini mencapai 11,7 persen atau sekitar 4,1 juta jiwa.

Saiful Hadi yang juga anggota Komisi A DPRD Jateng ini mengatakan angka kemiskinan itu tidak akan bisa ditangani dengan bantuan orang per orang. Penurunan kemiskinan hanya bisa dilakukan dengan intervensi program dan kebijakan anggaran.

“Penurunan kemiskinan sebaiknya fokus ke program. Bisa melalui pertanian, peternakan, perikanan, infrastruktur yang berdaya ungkit ekonomi atau lainnya. Apa yang beliau (Ganjar Pranowo) lakukan adalah man to man marking (orang per orang),” kata Saiful Hadi, Kamis (14/1/2022).

Menurutnya, jika seorang pejabat melakukan kebijakan penyelesaian persoalan secara man to man marking, maka cenderung ke pencitraan.

Pernyataan itu Saiful Hadi sampaikan saat ditanya perihal pengembalian bantuan yang diberikan Gubernur Ganjar Pranowo oleh seorang kader PDI Perjuangan di Temanggung.

Kader tersebut merasa tersinggung karena pemberian bantuan tersebut ternyata naik di akun YouTube Ganjar Pranowo dan kemudian menjadi viral.

Saiful Hadi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen menyampaikan Ganjar Pranowo  mestinya fokus.
Ia tak sepakat jika seorang pejabat bergaya seperti youtuber yang “mencari” orang miskin lalu diviralkan di medsos. Kemudian banyak orang yang bersimpati dan membantu.
BACA JUGA: Setahun Ahmad Luthfi Pimpin Jateng: Perbaikan Jalan dan Pendidikan jadi PR, Masih Teruskan Program Ganjar Pranowo

Langkah itu bagus untuk youtuber, namun tidak bagi seorang pejabat yang memiliki kebijakan program dan anggaran.

Padahal, lanjutnya dengan APBD Rp 27-28 triliun per tahun, maka dalam kurun waktu hampir dua periode jabatan maka Ganjar Pranowo sudah mengelola anggaran sekitar Rp 200 triliun.