Kolaborasi ini bersama regulator, universitas, komunitas, hingga lembaga keuangan lokal untuk memperkenalkan produk-produk asuransi yang sederhana dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi adalah kekuatan utama kami. Dengan bekerja sama, kami bisa menjangkau publik lebih luas dan menghadirkan produk asuransi yang inklusif,” jelasnya.
Denny menegaskan, digitalisasi menjadi jembatan untuk memperluas inklusi keuangan nasional. Melalui One by IFG, akses terhadap asuransi kini bisa semua kalangan rasakan. Dari nelayan di pesisir hingga pekerja lepas di perkotaan.
“Dengan aplikasi ini, siapa pun bisa memperoleh perlindungan asuransi dengan premi terjangkau dan proses klaim yang cepat. Ini langkah nyata kami mewujudkan keuangan yang inklusif dan berkeadilan,” tutup Denny. (*)
Editor: Elly Amaliyah





