Kepala Dinkominfo Blora juga menyampaikan, dengan digelarnya pertunjukan seni barongan, berarti ikut melestarikan seni tradisional peninggalan leluhur.
“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan melestarikan, sehingga bisa maju dan berkembang,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu Bupati Blora H. Arief Rohman,yang akrab di sapa Mas Arief mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat Hari Ayah Nasional 2022.
“Saya tadi diajak makan sama anak saya, dalam rangka Hari Ayah Nasional 2022. Selamat untuk ayah semuanya ya. Hari ini hari Bapak, hari ayah. Jadi dengar ada barongan disini, anak saya ini meski lahir di Jakarta, tapi suka barongan, maka requestnya, nanti Hari Jadi Kabupaten Blora ada Festival Barongan,” ucap Bupati Blora.
Mas Arief menyatakan, nanti dalam rangka Hari Jadi ke-273 Kabupaten Blora, karena sudah lama tidak ada hiburan, akibat pandemi Covid-19, maka nanti kita awali tanggal 19 November 2022 yang infonya akan ada barongan di Ngawen.
“Nanti tangal 24 November 2022, insya Allah, akan ada Denny Caknan dan Yeni Inka, diawali sebelumnya Gus Miftah, sorenya. Nanti juga ada Kethoprak Humor, yang main kalau bisa Kepala Dinas. Pak Pratik main nanti biar lucu, disini juga,” kata Bupati Blora.
Selain itu, pertunjukan wayang kulit, ada dalang nasional dan lokal. Mulai di Blora, Cepu, Japah, Jati dan lainnya.
“Nanti, ini lain daripada yang lain, ada kirab pusaka, tanggal 3 Desember 2022 malam. Insya Allah, dari ISI Surakarta dan GPH Bhre Cakrahutomo raja Puro Mangkunegara akan hadir, tapi malam,” tambah Bupati Blora.
Pada tanggal Hari Jadi Kabupaten Blora 11 Desember 2022, lanjut Bupati Blora, ada kirab budaya.
“Dan masih banyak yang lain, jadi selama bulan November-Desember 2022 ini akan ada banyak tampilan, termasuk nanti ada Salawatan Habib Syech dan lainnya. Nanti bisa lihat informasinya dari Dinkominfo,” kata Bupati Blora.





